Sudutkota.id – Setelah sekitar dua pekan tidak dapat dilalui, jalur alternatif Batu-Mojokerto melalui Cangar-Kutukan-Sendi Pacet kembali dibuka sejak, Minggu (7/12/2025). Namun masih diberlakukan secara terbatas demi menjaga faktor keselamatan pengguna jalan.
Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim menjelaskan, pembukaan jalur dilakukan dengan skema waktu operasional tertentu menyusul tingginya kerawanan bencana di kawasan tersebut.
“Dibuka mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Di luar jam itu ditutup. Jika curah hujan sedang hingga tinggi, jalur akan kami tutup kembali,” ujar Kevin, Senin (8/12/2025).
Ia menyebut penutupan total yang dilakukan dua pekan lalu merupakan respons atas cuaca ekstrem yang berpotensi memicu longsor susulan di jalur Pacet-Cangar. Evaluasi bersama telah dilakukan sebelum keputusan pembukaan terbatas diambil.
“Kebijakan ini juga berdasarkan rekomendasi BPBD Kabupaten Mojokerto dan BPBD Provinsi,” katanya.
Berdasarkan hasil mitigasi terbaru, jalur tersebut dinilai cukup aman dilalui kendaraan. Oleh karena itu, sejak Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIB, akses dari arah Kota Batu maupun Mojokerto kembali difungsikan untuk umum.
Meski demikian, kepolisian memastikan status pembukaan masih bersifat tentatif. Jika terjadi hujan lebat atau kondisi cuaca memburuk, jalur akan ditutup sementara hingga situasi dinyatakan aman.
“Belum ditentukan sampai kapan pembukaan terbatas ini berlaku. Kami menunggu perkembangan cuaca dan arahan lanjutan dari BPBD,” tambah Kevin.
Sebelumnya, hujan deras mengguyur kawasan pegunungan Mojokerto pada Senin (24/11/2025), menyebabkan material longsor menutup badan jalan Pacet-Cangar sekitar pukul 14.00 WIB. Petugas gabungan langsung melakukan pembersihan, namun jalur tetap ditutup total demi keamanan.
Longsor susulan juga terdeteksi pada Kamis (27/11/2025) dan Jumat (28/11/2025), meski berskala ringan dan hanya menutup sebagian badan jalan. Kondisi ini membuat penutupan jalur diperpanjang.
Selama penutupan, pengguna jalan dialihkan ke rute lain, seperti Batu-Karangploso-Mojokerto atau Batu-Pujon-Kandangan-Mojokerto. Dengan dibukanya kembali jalur Cangar secara terbatas, akses masyarakat dan wisatawan mulai kembali terhubung, meski tetap dengan pengawasan ketat.






















