Sudutkota.id – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Reserse ke-78 dimanfaatkan Satreskrim Polres Malang untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan sosial.
Rangkaian acara dimulai, Senin (8/12/2025), dengan doa bersama, santunan anak yatim, hingga bakti sosial dalam suasana penuh kekeluargaan.
“Kami ingin peringatan ini menjadi ajang berbagi kebahagiaan,” ujar Kasatreskrim Polres Malang AKP Muchammad Nur.
Tasyakuran berlangsung di halaman Gedung Satres PPA dan PPO Polres Malang dengan dihadiri puluhan anak yatim dari Ponpes Al Fitriyah. Mereka mengikuti doa bersama yang dipimpin jajaran Satreskrim sebelum menerima santunan secara langsung.
“Kegiatan ini menjadi ungkapan rasa syukur kami atas perjalanan panjang Korps Reserse,” ucapnya.
Usai acara tasyakuran, kegiatan berlanjut dengan pembagian paket sembako di Jl. Adi Santoso, Kelurahan Ardirejo, Kepanjen.
Satreskrim menyalurkan bantuan kepada penyandang disabilitas dan komunitas becak kayuh sebagai bentuk penguatan kepedulian sosial.
“Kami ingin kehadiran Satreskrim benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Sebanyak 30 anak yatim menerima santunan dari Satreskrim Polres Malang dalam peringatan ini. Selain itu, 30 paket sembako dibagikan kepada kelompok masyarakat rentan untuk membantu memenuhi kebutuhan harian mereka.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka meski dalam jumlah terbatas,” jelasnya.
AKP Muchammad Nur menegaskan bahwa kegiatan sosial bukan sekadar program seremoni tahunan, melainkan komitmen berkelanjutan.
Ia menyampaikan bahwa Polres Malang akan terus menjaga ruang-ruang kemanusiaan di tengah tugas utama penegakan hukum.
“Kami ingin terus hadir sebagai bagian dari solusi bagi masyarakat,” katanya.
Menurutnya, kepercayaan publik tidak hanya dibangun melalui kinerja penyelidikan dan penegakan hukum, tetapi juga dari kemampuan jajaran kepolisian memahami kebutuhan sosial masyarakat sekitar.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri semakin dekat dan peduli,” ungkapnya.
Di akhir kegiatan, AKP Muchammad Nur berharap rangkaian HUT Reserse ke-78 menjadi pengingat bagi seluruh anggota Satreskrim untuk terus mengedepankan sisi kemanusiaan di setiap penugasan. Ia menegaskan simbol pengabdian sejati terletak pada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
“Tidak hanya penegakan hukum, tetapi kepedulian sosial lah yang ingin terus kami rawat,” pungkasnya.






















