Peristiwa

Adu Banteng Motor vs Mobil di Depan Unit Lakalantas Polresta Malang Kota

175
×

Adu Banteng Motor vs Mobil di Depan Unit Lakalantas Polresta Malang Kota

Share this article
Adu Banteng Motor vs Mobil di Depan Unit Lakalantas Polresta Malang Kota
Petugas medis bersama warga mengevakuasi korban kecelakaan adu banteng di Jalan Dr. Cipto, Kota Malang, Sabtu (6/12/2025). Korban pengendara motor mengalami luka parah dan langsung dibawa ke UGD RSSA untuk mendapat perawatan.(foto:sudutkota.id/mit)

Sudutkota.id – Kecelakaan adu banteng antara sepeda motor Honda Vario hitam AG 4963 KBY dan mobil Honda Brio merah N 1905 AL terjadi tepat di depan Unit Lakalantas Polresta Malang Kota, Jalan Dr. Cipto atau sebelah timur Jalan Diponegoro, sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu (6/12/2025).

Benturan keras antara dua kendaraan itu membuat warga sekitar terkejut dan langsung berhamburan keluar untuk melihat kondisi pengendara.

Menurut Salim, warga yang berada di sekitar lokasi, kecelakaan tersebut terjadi sangat cepat. Ia menjelaskan bahwa motor Honda Vario melaju dari arah timur menuju barat dengan kecepatan sedang.

Pada saat yang sama, mobil Brio yang datang dari arah barat berjalan pelan karena hendak berbelok ke arah selatan menuju Jalan Diponegoro dan telah menyalakan lampu sein kiri.

“Saya lihat motornya sebenarnya tidak terlalu kencang, tapi posisi mereka sudah dekat sekali. Mobil itu sudah pelan dan mau belok ke kiri, lampu sein kirinya juga menyala. Tapi mungkin pengendara motor kaget karena sudah terlalu dekat,” ujar Salim.

Ia menambahkan bahwa kondisi jalan di titik tersebut sering menjadi titik rawan karena lalu lintas padat dan banyak kendaraan melambat untuk berbelok ke Jalan Diponegoro.

“Di sini memang sering tiba-tiba melambat. Kalau pengendara kurang antisipasi, bisa langsung tabrakan. Kayaknya rem motor itu terlambat, jadi langsung menghantam bagian depan kiri mobil dengan keras,” jelasnya.

Akibat benturan tersebut, pengendara motor yang disebut masih berusia muda itu mengalami luka parah di bagian kepala dan terjatuh ke badan jalan. Warga dan petugas segera mengevakuasi korban menggunakan tandu dan membawanya ke UGD RSSA Kota Malang untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Kondisi lokasi kejadian sempat ramai oleh warga dan pengguna jalan lainnya yang berhenti untuk membantu maupun melihat situasi. Sebagian anggota kepolisian juga terlihat datang dan melakukan pengaturan arus agar tidak terjadi kemacetan panjang.

Hingga berita ini diterbitkan, Unit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. Kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi detail maupun identitas para pihak yang terlibat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *