Peristiwa

Gagal Menyalip, Pemotor Terjatuh dan Terlindas Truk di Bululawang Malang

253
×

Gagal Menyalip, Pemotor Terjatuh dan Terlindas Truk di Bululawang Malang

Share this article
Gagal Menyalip, Pemotor Terjatuh dan Terlindas Truk di Bululawang Malang
Petugas Satlantas Polres Malang saat melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan di Jalan Raya Sidomulyo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.(foto:sudutkota.id/ist)

Sudutkota.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jl Raya Sidomulyo, Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 09.40 WIB. Seorang pengendara motor mengalami luka serius di bagian kepala setelah terserempet dan terjatuh saat mencoba menyalip truk gandeng.

Korban adalah Ahmad Yulianto (35), warga Desa Rembun, Kecamatan Dampit. Saat kejadian, ia mengendarai Honda Vario N 3227 EEW dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan sedang.

Ketika hendak mendahului truk Nissan AG 8142 UG yang dikemudikan Abi Riyantono (28), korban diduga kurang mengambil haluan ke kanan dan tidak menjaga jarak aman.

Akibatnya, motor korban tersenggol bagian samping truk hingga korban terpental dan jatuh ke arah kolong kendaraan.

Korban mengalami benturan keras pada kepala dan langsung dievakuasi ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen, untuk mendapat perawatan intensif.

Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, menjelaskan bahwa faktor utama kecelakaan berasal dari kurangnya kewaspadaan pengendara motor saat melakukan manuver mendahului.

“Faktor penyebab dominan adalah faktor manusia. Pengendara motor kurang berhaluan ke kanan dan tidak menjaga jarak aman ketika menyalip kendaraan besar di depannya,” tegasnya.

Ia menambahkan, kondisi jalan, cuaca, maupun kendaraan tidak menjadi penyebab. Semua faktor pendukung dalam keadaan baik saat kejadian.

Truk yang terlibat kecelakaan telah diamankan di depan kantor polisi untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Malang juga telah menggali keterangan saksi, melakukan olah TKP, serta mengumpulkan bukti-bukti termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Dua saksi, yaitu Ngatemun dan Suryadi, memberikan keterangan bahwa motor korban berada terlalu dekat dengan badan truk saat mencoba mendahului, sehingga serempetan tidak terhindarkan.

Kasatlantas kembali mengimbau para pengendara agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat mendahului kendaraan besar yang memiliki titik buta luas.

“Pastikan jarak aman, perhatikan blind spot truk, dan jangan memaksakan diri ketika situasi tidak memungkinkan untuk menyalip,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *