Sudutkota.id – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Malang, menyebabkan sebuah pohon Trembesi berukuran besar tumbang di kawasan sekitar Gereja dekat Pasar Baru Comboran, Kota Malang, Jumat (24/10/2025).
Pohon Trembesi berusia puluhan tahun dengan tinggi sekitar 15 meter dan diameter hampir 1 meter itu roboh melintang ke badan jalan hingga menimpa satu unit mobil Mitsubishi L300 warna hitam bernomor polisi N 8875 BD yang terparkir di tepi jalan. Akibatnya, bagian atap mobil ringsek parah, sementara kaca depan dan belakang pecah berantakan.
Sejumlah warga sekitar yang panik langsung berhamburan keluar rumah. Petugas dari BPBD Kota Malang bersama Damkar dan Linmas segera datang ke lokasi untuk mengevakuasi batang pohon menggunakan gergaji mesin. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat macet total selama lebih dari satu jam.
“Suaranya keras sekali waktu pohonnya tumbang. Mobil itu baru saja ditinggal pemiliknya, jadi untung tidak ada korban,” ujar Taufik (42), warga sekitar yang turut membantu proses evakuasi.
Dari hasil pemeriksaan awal, pohon tumbang diduga karena akar lapuk akibat usia tua serta kondisi tanah yang jenuh air setelah diguyur hujan beberapa hari terakhir.
“Indikasi awal karena akar tidak kuat menahan beban batang besar saat angin kencang datang,” terang salah satu petugas BPBD di lokasi kejadian.
Selain menimpa mobil, tumbangnya pohon juga menyeret kabel listrik di sekitarnya, sehingga petugas terpaksa menutup sebagian jalan untuk mencegah bahaya arus pendek. Hingga malam hari, proses pembersihan masih berlangsung.
Warga berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang segera melakukan pemeriksaan dan pemangkasan terhadap pohon-pohon besar di ruas jalan padat, khususnya di kawasan Comboran yang dikenal ramai kendaraan dan aktivitas pasar.
“Banyak pohon tua di sini. Kalau musim hujan begini, seharusnya rutin dicek dan dipangkas biar tidak membahayakan,” pungkas Taufik.






















