Pemerintahan

Satukan Langkah, Pemkot Batu Bahas Arah Pembangunan Bersama Petinggi Desa dan Lurah

135
×

Satukan Langkah, Pemkot Batu Bahas Arah Pembangunan Bersama Petinggi Desa dan Lurah

Share this article
Satukan Langkah, Pemkot Batu Bahas Arah Pembangunan Bersama Petinggi Desa dan Lurah
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu Nurochman-Heli Suyanto (tengah/kanan foto) bersama perwakilan Kades Abdul Manan (kiri foto).(foto:sudutkota.id/rsw)

Sudutkota.idPemerintah Kota (Pemkot) Batu bersama Asosiasi Petinggi dan Lurah (APEL) se-Kota Batu duduk bersama membahas sejumlah isu strategis pembangunan dan tata kelola pemerintahan desa.

Sebanyak 19 kepala desa dan 5 lurah hadir dalam forum yang berlangsung santai namun sarat makna. Wali Kota Batu, Nurochman, memimpin langsung jalannya dialog yang membahas beberapa agenda penting, mulai dari pengelolaan sampah hingga efisiensi anggaran.

“Pertama, kita bahas soal tata kelola sampah. Ke depan, pengelolaannya akan didesentralisasikan ke desa. Bukan berarti Pemkot lepas tangan, tapi kita ingin membuat konsep bersama. Nanti kita juga akan ke TPA Tlekung untuk melihat langsung proses komposter yang sedang berjalan,” ujar Nurochman, Rabu (8/10/2025).

Selain soal lingkungan, wali kota juga menyoroti kejelasan status aset desa yang selama ini dibangun menggunakan dana kota. Ia menegaskan, perlu ada kejelasan pengelolaan agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan antara pemerintah kota dan pemerintah desa.

Pembahasan berikutnya menyentuh dampak efisiensi anggaran tahun 2026. Nurochman menyebutkan adanya potensi penurunan alokasi dana desa yang berdampak pada sejumlah program mandatori seperti Sanitasi Rumah Tangga (SR), Masyarakat Berdaya Guna (MBG), hingga Koperasi Desa-Kelurahan Merah Putih yang kini tengah dikaji ulang oleh pemerintah kota.

Dari pihak APEL, sejumlah kepala desa menyampaikan masukan strategis. Salah satunya terkait usulan penataan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) baru yang dinilai penting untuk memperkuat pelayanan publik di tingkat desa.

“Para kades dan lurah berharap ada dinas yang secara khusus menaungi pemberdayaan desa dan kelurahan agar pelaksanaan pemerintahan bisa lebih selaras dan maksimal,” ujar Nurochman menanggapi usulan tersebut.

Sementara itu, Abdul Manan, Kepala Desa Pandanrejo sekaligus perwakilan para petinggi desa, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemkot Batu membuka ruang dialog langsung.

“Ini bukan sekadar pertemuan biasa. Banyak hal penting yang bisa disampaikan langsung, mulai dari unek-unek pelayanan publik hingga masukan untuk penyempurnaan program. Kami sangat mendukung langkah wali kota demi mewujudkan visi misi Mbatu Sae,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui dialog tersebut komunikasi antara Pemkot dan desa semakin terbuka. “Pertemuan ini menjadi ruang berbagi gagasan, menyamakan langkah, sekaligus memperkuat komitmen bersama membangun Kota Batu yang lebih berdaya dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *