Daerah

Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Polres Malang, 10 Ton Beras Ludes dalam Sehari

12
×

Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Polres Malang, 10 Ton Beras Ludes dalam Sehari

Share this article
Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Polres Malang, 10 Ton Beras Ludes dalam Sehari
Ribuan warga rela antre sejak pagi untuk mendapatkan beras murah dalam Gerakan Pangan Murah yang digelar Polres Malang bersama Bulog di Kecamatan Kepanjen dan Dampit.(foto:sudutkota.id/ris)

Sudutkota.id – Ribuan warga berbondong-bondong mendatangi lokasi Gerakan Pangan Murah yang digelar Polres Malang bersama Perum Bulog di Kecamatan Kepanjen dan Kecamatan Dampit. Antusiasme warga begitu tinggi hingga hampir 10 ton beras habis terjual hanya dalam sehari.

“Respon masyarakat sungguh luar biasa, terbukti seluruh stok beras yang kami sediakan langsung habis,” ujar AKP Bambang Subinajar, Sabtu (30/8/2025)

Sejak pagi, warga sudah memadati Gudang Penimbangan Tebu di Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen. Ratusan orang rela antre demi mendapatkan beras murah yang dijual Rp58 ribu per lima kilogram.

“Beras medium ini dijual dengan harga yang lebih terjangkau agar bisa membantu kebutuhan sehari-hari masyarakat,” kata Bambang.

Baca Juga :  Raih Penghargaan, Kota Batu Masuk 10 Instansi Terbaik dari KPK

Tidak hanya di Kepanjen, kegiatan serupa juga digelar di Balai Desa Srimulyo dan beberapa titik di Kecamatan Dampit. Warga setempat tak kalah antusias hingga 1.000 paket beras yang disediakan pun ludes diborong.

“Di Dampit pun antusiasme sama besarnya, semua paket yang kami siapkan habis terjual,” tutur Bambang.

Menurut Bambang, program pangan murah ini bukan hanya sebatas penyaluran bahan pokok, melainkan juga bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.

“Polri hadir untuk membantu meringankan beban warga di tengah fluktuasi harga beras yang kerap memberatkan,” jelasnya.

Ia menegaskan, kelompok yang paling terbantu dengan kegiatan ini adalah para buruh tani dan warga kecil yang penghasilannya tidak menentu.

Baca Juga :  Forkopimda bersama GMNI Bagikan 2.000 Sembako pada Masyarakat

“Kami memahami betul kondisi masyarakat bawah yang terdampak naik turunnya harga kebutuhan pokok,” ucap Bambang.

Selain manfaat ekonomi, kegiatan ini juga membawa dampak sosial yang positif. Warga merasa lebih dekat dengan jajaran kepolisian karena kehadiran Polri bukan hanya dalam konteks penegakan hukum.

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa Polri juga hadir di sisi mereka untuk membantu urusan sosial dan ekonomi,” tegas Bambang.

Bambang menambahkan, Polres Malang berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan ini secara berkala dengan dukungan Bulog dan pemerintah daerah.

“Kami akan terus berkoordinasi agar gerakan pangan murah ini bisa berkesinambungan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Bambang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *