Sudutkota.id – Arus lalu lintas selama periode mudik dan balik Hari Raya Idulfitri 2026 menunjukkan dinamika yang signifikan di ruas Tol Gempol–Pandaan.
Hingga H+5 Lebaran, volume kendaraan yang melintas mencapai 320.799 unit, meningkat 11,40 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal. Data tersebut dihimpun oleh PT Jasamarga Pandaan Tol dalam rentang waktu H-10 hingga H+5 Lebaran (11–26 Maret 2026).
Kenaikan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang, meskipun tren peningkatan mulai melandai dibanding puncak arus sebelumnya.
General Manager Operasi, Muhammad Reza Pahlevi Guntur, menjelaskan bahwa fokus kepadatan masih terpusat di Gerbang Tol Pandaan. Lokasi ini menjadi simpul utama kendaraan yang keluar-masuk kawasan Pandaan, terutama bagi pengguna yang terhubung dengan jalur arteri maupun tol Trans Jawa.
“Pergerakan kendaraan masih meningkat, tetapi tidak setinggi periode puncak sebelumnya. Meski demikian, kami tetap mengantisipasi dengan skenario operasional yang telah disiapkan,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Secara rinci, Gerbang Tol Pandaan mencatat angka tertinggi dibanding titik lainnya. Sebanyak 105.697 kendaraan tercatat masuk ke wilayah Pandaan, naik 13,90 persen dari kondisi normal. Sementara kendaraan keluar mencapai 101.576 unit atau meningkat 10,54 persen.
Di sisi lain, Gerbang Tol Gempol juga mengalami kenaikan lalu lintas, meskipun tidak sebesar Pandaan. Kendaraan masuk tercatat sebanyak 60.322 unit (naik 9,95 persen), sedangkan kendaraan keluar mencapai 53.204 unit (naik 9,87 persen).
Meski volume kendaraan mulai menunjukkan tren stabil, operator tol tetap menerapkan langkah antisipatif di lapangan. Pengaturan lalu lintas, kesiapan petugas, hingga optimalisasi gardu tol menjadi bagian dari strategi untuk menjaga kelancaran arus.
Selain itu, pengguna jalan diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang. Mulai dari memastikan kondisi kendaraan, kecukupan saldo uang elektronik, hingga kesiapan bahan bakar dan daya perangkat komunikasi.
Untuk mendukung kenyamanan perjalanan, pengguna jalan dapat memanfaatkan layanan informasi lalu lintas melalui call center 24 jam di nomor 133 maupun aplikasi Travoy yang disediakan oleh Jasa Marga Group.
Dengan berakhirnya masa arus balik Lebaran, Tol Gempol–Pandaan kembali menegaskan perannya sebagai jalur vital dalam mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.





















