Daerah

TMMD Ke-126 Fokus Tangani Risiko Banjir di Malang Selatan, Drainase Jadi Prioritas Infrastruktur

94
×

TMMD Ke-126 Fokus Tangani Risiko Banjir di Malang Selatan, Drainase Jadi Prioritas Infrastruktur

Share this article
TMMD Ke-126 Fokus Tangani Risiko Banjir di Malang Selatan, Drainase Jadi Prioritas Infrastruktur
Bupati Malang, HM. Sanusi, bersama Komandan Kodim 0818/Malang-Batu, Letkol Czi Bayu Nugroho, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan drainase pada Selasa (8/10/2025).(foto:sudutkota.id/ris)

Sudutkota.idPemerintah Kabupaten Malang bersama jajaran TNI melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 menargetkan penguatan infrastruktur dasar sebagai langkah konkret menghadapi potensi bencana banjir.

Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah pembangunan sistem drainase di Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, wilayah yang dikenal rawan terdampak saat musim hujan tiba.

Bupati Malang, H. M. Sanusi, bersama Komandan Kodim 0818/Malang-Batu, Letkol Czi Bayu Nugroho, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan drainase pada Selasa (8/10/2025), guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana dan memberi dampak langsung bagi warga desa.

“Pembangunan drainase ini bukan sekadar proyek fisik, tapi upaya pencegahan jangka panjang terhadap banjir dan genangan air yang kerap merusak lingkungan serta permukiman warga. Ini menjadi prioritas kami dalam TMMD tahun ini,” tegas Sanusi saat ditemui di lokasi.

Desa Lebakharjo dipilih sebagai salah satu titik fokus TMMD karena letak geografisnya yang berada di dataran rendah dan rentan terhadap aliran air permukaan. Pembuatan drainase ini juga menjadi bagian dari strategi penguatan adaptasi iklim di daerah pedesaan.

Menurut Letkol Czi Bayu Nugroho, pengerjaan drainase dilakukan secara gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat desa.

“Kami membangun drainase sepanjang ratusan meter untuk mendukung sistem pengelolaan air. Ini bentuk sinergi antara TNI dan rakyat dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.

Peninjauan ini sekaligus menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mempercepat pembangunan di kawasan pelosok.

TMMD ke-126 tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat desa agar lebih tangguh dalam menghadapi tantangan infrastruktur dan lingkungan.

Program TMMD tahun ini diharapkan mampu menjadi model replikasi pembangunan berbasis partisipasi dan tanggap bencana di berbagai wilayah Kabupaten Malang.

Dengan infrastruktur dasar yang memadai, desa-desa di Malang Selatan diharapkan lebih siap menghadapi musim penghujan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *