Daerah

Satlantas Polres Malang Peringati HUT ke-70 dengan Doa Bersama dan Santunan

94
×

Satlantas Polres Malang Peringati HUT ke-70 dengan Doa Bersama dan Santunan

Share this article
Satlantas Polres Malang Peringati HUT ke-70 dengan Doa Bersama dan Santunan
Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Alriska, menyerahkan santunan kepada anak yatim dalam rangka HUT Lalu Lintas ke-70, Jumat (19/9/2025).(foto:sudutkota.id/ris)

Sudutkota.id – Suasana haru sekaligus penuh kebersamaan menyelimuti Masjid Ashumul Muhsinin pada Jumat (19/9/2025), saat Satlantas Polres Malang menggelar tasyakuran memperingati Hari Ulang Tahun Lalu Lintas ke-70. Acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud kepedulian dan refleksi bagi jajaran polisi lalu lintas.

Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Alriska, menegaskan bahwa peringatan HUT ke-70 lalu lintas menjadi momen penting untuk mengingat kembali peran polisi di tengah masyarakat.

“Bagi kami, ini bukan hanya perayaan. Usia 70 tahun justru menjadi pengingat agar fungsi lalu lintas semakin humanis,” ungkap AKP Chelvin, Sabtu (20/9/2025).

Acara tasyakuran diisi dengan doa bersama, ceramah agama, dan pemberian santunan kepada anak yatim piatu serta komunitas ojek online. Menurut Chelvin, kegiatan ini menjadi simbol bahwa kepolisian hadir bukan sekadar penegak aturan, melainkan juga sahabat masyarakat.

“Santunan ini bentuk kecil kepedulian kami, semoga membawa manfaat bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Selain itu, momentum HUT lalu lintas juga dijadikan sarana memperkuat semangat pengabdian seluruh personel. Chelvin menekankan bahwa pelayanan lalu lintas harus dijalankan dengan keikhlasan dan kesabaran.

“Kami ingin menanamkan nilai bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain,” katanya.

Ia juga menambahkan, transformasi pelayanan publik di bidang lalu lintas terus diupayakan agar lebih cepat, sederhana, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Kami berkomitmen, pelayanan lalu lintas harus semakin cepat, tidak berbelit, dan selalu mendahulukan masyarakat,” tutur Chelvin.

Tasyakuran berlangsung sederhana namun penuh makna. Pemotongan tumpeng menjadi penanda rasa syukur atas perjalanan panjang institusi lalu lintas yang kini genap 70 tahun.

“Kesederhanaan ini justru memperkuat makna kebersamaan antara polisi dan masyarakat,” tegas Chelvin.

Di akhir acara, doa bersama dipanjatkan agar Polri, khususnya Satlantas Polres Malang, senantiasa diberi kekuatan dalam melayani. Chelvin berharap seluruh jajaran mampu menjaga kepercayaan masyarakat.

“Kami ingin Satlantas selalu hadir sebagai pelayan masyarakat, bukan hanya petugas lalu lintas,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *