Polresta Malang Kota Tetapkan Suster Penganiaya Anak Selebgram Aghnia Punjabi Sebagai Tersangka

Sudutkota.id– Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota menetapkan suster atau pengasuh anak, berinisial IPS (27) sebagai tersangka atas  penganiayaan terhadap anak balita (3) dari selebgram bernama Hifdzan Silmi Nur Emyaghnia, atau yang dikenal dengan nama Aghnia Punjabi dari Kota Malang.

Polisi menetapkan tersangka setelah melakukan pemeriksaan dan pengumpulan sejumlah barang bukti dari tempat kejadian perkara (TKP) di Perumahan Permata Jingga, Kota Malang.

“Setelah melakukan pemeriksaan maraton terhadap pelaku, yang dilakukan mulai hari Jumat malam kemarin hingga pagi tadi. Kemudian dilakukan proses gelar perkara, dan menetapkan IPS sebagai tersangka,” ujar Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto dalam konferensi pers di Mapolresta, Sabtu (30/3).

Selanjutnya, ia memaparkan beberapa tindakan yang dilakukan tersangka kepada korban. Di antaranya menyiram dengan minyak gosok, membekap korban dengan boneka, menjewer, emukul dengan menggunakan buku, dan mencubit.

“Kita sudah mengamankan CCTV. Seluruh perbuatan tersangka ada dalam rekaman CCTV. Berikutnya kita akan kirim ke Labfor digital forensik,” ungkap Budi Hermanto yang akrab dipanggil Buher tersebut.

Buher juga mengatakan, bahwa Polresta Malang Kota telah menerima pelaporan atas dugaan penganiayaan dari orang tua korban pada Kamis (28/03).

“Kemudian kami melakukan penyelidikan, lalu penyidik melakukan pemeriksaan terhadap para saksi. Hingga muncul tersangka,” tuturnya.

Tersangka mengenakan baju oren saat digiring oleh anggota Polresta Malang Kota

Sementara itu, ibu korban, Aghnia Punjabi menyampaikan bahwa dirinya dan anaknya mengalami trauma sekali.

“Sebenarnya saya kaget kenapa sampai melakukan hal kejam seperti ini. Padahal dia juga punya anak usianya tidak jauh beda, sama anak saya. Untuk saat ini, saya trauma dengan suster. Lebih baik anak dirawat sendiri sama orang tua, atau saudara saya,” ucapnya.

Dalam hal ini, tersangka berinisial IPS dijerat Pasal 80 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014, tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara lima tahun.

Sekedar informasi, Kasus ini menjadi viral setelah Aghnia Punjabi mengunggah video CCTV dugaan penganiayaan yang dialami putrinya di akun Instagramnya @emyaghnia. Dimana pada video CCTV tersebut, terlihat jelas aksi kekerasan yang dilakukan sang suster saat berada di atas kasur bersama anak Aghnia, Jumat (29/3).

Selain itu, Aghnia juga membagikan video sang putri berusia 3 tahun dengan luka lebam di salah satu mata dan telinganya dengan terisak tangis. (Mt)

Baca Juga ..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

Populer

Berita Lainya
Related

Korlantas Polri Sebut Angka Kecelakaan Menurun di Mudik Lebaran 2024

Sudutkota.id- Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyebut angka kecelakaan...

DPR AS Ajukan Paket Bantuan Ukraina dan Israel Senilai $95 Miliar ke Senat

Sudutkota.id- Dewan Perwakilan Rakyat AS pada hari Sabtu (20/4) ...

Media Asing Soroti Letusan Petir Saat Gunung Ruang Erupsi

Sudutkota.id- Media asing Reuters menyoroti erupsi Gunung Ruang yang...

Polres Malang dan TNI Gelar Patroli Bersama, Demi Tingkatkan Keamanan Pasca Libur Lebaran

Sudutkota.id- Polres Malang dan TNI gelar patroli bersama,...