Daerah

Polres Malang Dukung Petani Lewat Bantuan Alat Modern dan Pendampingan Penuh

129
×

Polres Malang Dukung Petani Lewat Bantuan Alat Modern dan Pendampingan Penuh

Share this article
Polres Malang Dukung Petani Lewat Bantuan Alat Modern dan Pendampingan Penuh
Secara simbolis, Irwasum Polri menyerahkan bantuan kepada perwakilan Kelompok Tani Suka Makmur dan Sumber Makmur.(foto:dok.humas Polres Malang)

Sudutkota.id – Petani di Desa Rembun, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, kini bisa tersenyum lebih lega. Kehadiran Polri lewat penyerahan bantuan alat pertanian dinilai sebagai angin segar di tengah perjuangan mereka menjaga ketahanan pangan.

Tak hanya sekadar simbolis, bantuan yang diberikan berupa traktor crawler, alat semprot elektrik, mesin pencacah, hingga hand traktor benar-benar dibutuhkan para petani. Ini sekaligus menunjukkan keseriusan Polri dalam mendampingi petani sejak masa tanam hingga panen.

“Kami ingin memastikan bahwa petani tidak berjalan sendiri,” ujar Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P.S, Rabu (6/8/2025).

Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Irwasum Polri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo dalam kunjungan kerjanya di Malang, Rabu (6/8/2025). Acara ini juga menjadi bagian dari panen raya jagung yang berlangsung di lahan seluas 200 hektar milik ratusan petani lokal.

“Negara hadir, dan Polri menjadi bagian dari sistem pendukung itu,” tegas AKBP Danang.

Bantuan diserahkan kepada dua kelompok tani yakni Suka Makmur dan Sumber Makmur. Kehadiran alat-alat modern tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas petani sekaligus mengurangi beban kerja yang selama ini masih bersifat manual.

“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat peran kami dalam mendukung petani,” kata AKBP Danang.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Malang juga menggandeng sejumlah mitra strategis seperti PT Syngenta Indonesia dan Bulog. Keterlibatan pihak swasta ini mempertegas bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama.

“Kolaborasi ini penting agar hasil pertanian terserap pasar dengan baik,” terang AKBP Danang.

Menurutnya, pendekatan aktif seperti ini bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga strategi jangka panjang membangun desa yang mandiri pangan.

“Petani harus merasa didukung, bukan hanya saat panen, tetapi sejak benih ditanam,” lanjut AKBP Danang.

AKBP Danang berharap, langkah Polri ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain untuk lebih serius dalam membangun kekuatan pangan nasional dari akar rumput.

“Kami akan terus mendampingi para petani agar mereka semakin mandiri dan sejahtera,” pungkasnya.(ris)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *