Pendidikan

Polinema Wisuda ke-69, Diwarnai dengan 7 Lulusan Asing dari Sudan

11
×

Polinema Wisuda ke-69, Diwarnai dengan 7 Lulusan Asing dari Sudan

Share this article
Politeknik Negeri Malang (Polinema) menggelar Wisuda ke-69. Menariknya, dari total 779 lulusan, terdapat 7 mahasiswa asing yang turut diwisuda. Para mahasiswa internasional ini berasal dari berbagai negara, dengan jumlah terbanyak berasal dari Sudan. 
Prosesi wisuda ke-69 Polinema. (foto: sudutkota.id/ded)

Sudutkota.id – Politeknik Negeri Malang (Polinema) menggelar Wisuda ke-69. Menariknya, dari total 779 lulusan, terdapat 7 mahasiswa asing yang turut diwisuda. Para mahasiswa internasional ini berasal dari berbagai negara, dengan jumlah terbanyak berasal dari Sudan.

Menurut Direktur Polinema, Ir. Supriatna Adhisuwignjo, ST., MT., menjelaskan bahwa total mahasiswa asing yang kuliah di Polinema ada 33 orang. Untuk wisuda kali ini ada 7 mahasiswa asing. Yang terbanyak berasal dari Sudan Selatan.

“Sejak awal 2018, peminat Polinema dari Sudan cukup tinggi,” jelas Supriatna, Sabtu (30/08).

Selain Sudan dan Sudan Selatan, mahasiswa asing di Polinema juga berasal dari Madagaskar, Sudan Utara, India, Pakistan, dan beberapa negara lainnya. Secara keseluruhan, Polinema pernah menerima mahasiswa dari 11 negara berbeda.

Baca Juga :  Viral di Medsos, Aksi Begal yang Kabur sampai Tabrak Palang Pintu KA di Lawang

Teknologi Informasi (TI) menjadi salah satu yang paling banyak diminati mahasiswa asing tersebut. Dengan rata-rata minat mahasiswa asing tersebar di berbagai program studi.

Polinema menargetkan setiap program studi yang memiliki kelas internasional wajib memiliki mahasiswa asing. Sehingga nuansa internasional bisa hadir di setiap kelas.

Kampus vokasi ini terus berupaya meningkatkan jumlah mahasiswa internasional melalui berbagai strategi. Salah satunya dengan memanfaatkan jaringan yang sudah ada, terutama dari para alumni.

Baca Juga :  Polinema Hadirkan Inovasi Infografis Koleksi Lagu Anak Indonesia di Museum Musik Indonesia

“Selain itu, kami gencar melakukan promosi melalui media sosial seperti Instagram dan Twitter,” tandasnya.

Guna memastikan mahasiswa internasional nyaman selama menempuh studi, Polinema menyediakan sejumlah fasilitas khusus. Salah satunya adalah program adaptasi bahasa Indonesia yang berlangsung sekitar satu minggu pada awal perkuliahan.

Tidak hanya itu, Polinema juga menyediakan pembelajaran dalam bahasa Inggris agar mahasiswa asing lebih mudah memahami materi kuliah. Para dosen pun dilatih untuk mampu menyampaikan materi sepenuhnya dalam bahasa Inggris. (ded) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *