Peristiwa

Penipuan Berkedok Bantuan, Nama Wakil Wali Kota Malang Dicatut Oknum

3
×

Penipuan Berkedok Bantuan, Nama Wakil Wali Kota Malang Dicatut Oknum

Share this article
Tangkapan layar pesan WhatsApp penipuan yang mencatut nama Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin dengan modus permintaan bantuan kepada masyarakat. (Foto: Istimewa)

Sudutkota.id – Aksi penipuan dengan modus permintaan bantuan dan donasi kembali meresahkan masyarakat. Kali ini, nama Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin dicatut oknum tidak bertanggung jawab melalui pesan WhatsApp yang disebarkan ke sejumlah warga dan pengurus lembaga keagamaan.

Menanggapi hal tersebut, Ali Muthohirin dengan tegas menyatakan bahwa pesan berantai yang mengatasnamakan dirinya tersebut adalah penipuan dan tidak ada kaitannya dengan dirinya maupun Pemerintah Kota Malang.

“Saya pastikan itu bukan saya. Nomor WhatsApp yang digunakan pelaku adalah palsu dan sengaja dibuat untuk menipu masyarakat,” ujar Ali Muthohirin, Sabtu (10/1/2026).

Ali menjelaskan, dalam pesan yang beredar, pelaku mengaku sebagai Wakil Wali Kota Malang dan meminta dukungan bantuan untuk kegiatan sosial maupun keagamaan. Bahkan, pelaku juga mencantumkan nomor rekening tertentu dengan dalih penyaluran donasi.

Ia menegaskan, dirinya tidak pernah meminta bantuan, donasi, ataupun sumbangan secara pribadi melalui pesan singkat atau aplikasi percakapan. Seluruh program dan kegiatan resmi Pemkot Malang selalu dilakukan melalui mekanisme kelembagaan dan disampaikan lewat kanal resmi pemerintah.

“Jika ada kegiatan bantuan atau program sosial, tentu disampaikan secara resmi, bukan lewat pesan pribadi dan permintaan transfer dana,” tegasnya.

Ali mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mudah percaya terhadap pesan mencurigakan, terlebih yang mengatasnamakan pejabat daerah. Ia juga meminta masyarakat tidak meneruskan pesan tersebut agar tidak semakin banyak korban.

Selain itu, masyarakat yang menerima pesan serupa diminta segera melapor kepada pihak berwajib atau menyampaikan aduan melalui kanal resmi Pemerintah Kota Malang untuk ditindaklanjuti.

“Laporkan jika menemukan modus seperti ini. Kehati-hatian dan partisipasi masyarakat sangat penting agar praktik penipuan digital dapat dicegah,” pungkas Ali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *