Daerah

Pengelolaan Sampah Jombang Diakui Nasional, 5 Petugas Kebersihan Dapat Hadiah Umrah

10
×

Pengelolaan Sampah Jombang Diakui Nasional, 5 Petugas Kebersihan Dapat Hadiah Umrah

Share this article
Pengelolaan Sampah Jombang Diakui Nasional, 5 Petugas Kebersihan Dapat Hadiah Umrah
Penyerahan hadiah umroh untuk petugas kebersihan oleh Bupati Jombang.(foto:sudutkota.id/lok)

Sudutkota.idPemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menggelar tasyakuran atas capaian Penghargaan Kinerja Pengelolaan Sampah Tahun 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI pada momen Ramadan 2026.

Dalam evaluasi nasional tersebut, Kabupaten Jombang berhasil menempati peringkat 16 terbaik nasional dari 35 daerah penerima sertifikat penghargaan menuju Kota/Kabupaten Bersih dengan nilai capaian 65,47 persen.

Penilaian dilakukan berdasarkan performa sistem pengelolaan sampah, kebijakan anggaran, serta kesiapan infrastruktur sepanjang tahun 2025.

Bupati Jombang Warsubi menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, TNI-Polri, hingga kader lingkungan di tingkat desa.

“Penghargaan ini adalah bukti nyata sinergi kita semua. Saya menyampaikan maturnuwun sanget kepada para kader lingkungan, tenaga kebersihan, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir,” ujar Warsubi, Selasa (3/3/2026).

Momentum tasyakuran semakin haru ketika Bupati yang akrab disapa Abah Warsubi itu mengumumkan hadiah ibadah umrah bagi petugas kebersihan.

Sebagai bentuk apresiasi, lima anggota Satgas Penanganan, Pengelolaan, dan TPA Sampah yang dikenal masyarakat sebagai Pasukan Kuning Jombang akan diberangkatkan umrah melalui mekanisme undian.

Pengundian teknis diserahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dari total 459 anggota satgas di lingkup DLH Jombang.

“Keringat dan dedikasi panjenengan semua adalah kunci di balik bersihnya Jombang. Hadiah umrah ini adalah bentuk rasa syukur dan apresiasi kami atas kerja keras para pahlawan kebersihan,” tambahnya disambut tepuk tangan meriah.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mensosialisasikan Surat Edaran Program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai langkah penguatan tata kelola sampah berbasis ekonomi sirkular di Kabupaten Jombang.

Kebijakan tersebut mewajibkan seluruh instansi pemerintahan dan satuan pendidikan melaksanakan gerakan bersih sampah (kurve) rutin setiap Selasa dan Jumat.

Bupati meminta Inspektorat dan DLH melakukan monitoring berkala untuk memastikan implementasi program berjalan optimal.

Acara tasyakuran turut diisi siraman rohani oleh KH Nur Hadi atau yang akrab disapa Mbah Bolong, dilanjutkan doa bersama dan prosesi potong tumpeng sebagai simbol rasa syukur.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Jombang Salmanudin beserta istri, Ketua TP PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi, Forkopimda, Sekretaris Daerah, staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, serta pimpinan instansi vertikal.(ADV)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *