Pemerintahan

Pemkot Malang Luncurkan Forum PROSAPTA 2025, Perkuat Tata Kelola Protokol dan Sinergi Perangkat Daerah

157
×

Pemkot Malang Luncurkan Forum PROSAPTA 2025, Perkuat Tata Kelola Protokol dan Sinergi Perangkat Daerah

Share this article
Pemkot Malang Luncurkan Forum PROSAPTA 2025, Perkuat Tata Kelola Protokol dan Sinergi Perangkat Daerah
Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM menyematkan rompi simbolis kepada perwakilan peserta sebagai tanda peresmian Forum PROSAPTA 2025 di Ruang Sidang Balai Kota Malang,Kamis (18/9/2025).(foto:sudutkota.id/mit)

Sudutkota.idPemerintah Kota (Pemkot) Malang resmi meluncurkan Forum PROSAPTA (Protokol Sinergi Antar Perangkat Daerah) Tahun 2025. Agenda penting yang digagas Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) ini berlangsung di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Kamis (18/9/2025), dengan dihadiri jajaran pejabat Pemkot, kepala dinas, hingga perangkat teknis.

Forum PROSAPTA lahir sebagai upaya memperkuat koordinasi antar perangkat daerah dalam pelaksanaan tugas-tugas keprotokoleran. Melalui forum ini, diharapkan setiap kegiatan pemerintahan dapat berjalan lebih profesional, tertib, serta mencerminkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Dalam sambutannya, Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, menegaskan bahwa protokol memiliki peran sentral dalam setiap agenda resmi pemerintahan. Tidak sekadar mengatur jalannya acara, protokol juga menjadi wajah Pemkot Malang di hadapan masyarakat maupun tamu undangan.

“Protokol harus luwes, bisa menyesuaikan kondisi di lapangan, dan tetap menjamin kelancaran setiap acara resmi pemerintah kota. Sinergi lintas perangkat daerah sangat penting agar protokol tidak hanya sebatas formalitas, tetapi juga mendukung suksesnya penyelenggaraan pemerintahan,” tegas Wahyu.

Ia juga menekankan bahwa pelayanan protokoler yang baik tidak hanya soal aturan teknis, tetapi juga menyangkut citra dan wibawa pemerintah daerah. “Kalau protokolnya baik, rapi, dan komunikatif, maka masyarakat akan menilai Pemkot Malang hadir secara profesional,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jawa Timur, Pulung Chausar, turut memberikan arahan. Menurutnya, kunci keberhasilan tugas protokoler tidak hanya terletak pada besarnya panggung atau megahnya dekorasi acara, tetapi justru pada aspek komunikasi dan sikap ramah terhadap tamu.

“Megahnya panggung tidak ada artinya kalau komunikasi tidak jalan. Senyum dan keramahan adalah bagian dari penghormatan kepada tamu undangan,” ujar Pulung.

Ia juga mencontohkan bahwa hal-hal sederhana, seperti memastikan tamu mendapatkan tempat duduk yang nyaman, sering kali menjadi penentu keberhasilan penyelenggaraan. “Perhatian kecil justru akan meninggalkan kesan besar. Dari situlah kualitas acara resmi pemerintah bisa diukur,” tambahnya.

Peluncuran Forum PROSAPTA menjadi momentum awal bagi Pemkot Malang untuk menyatukan langkah antar perangkat daerah dalam urusan keprotokolan. Tidak hanya dalam agenda formal pemerintahan, forum ini juga diharapkan mampu memperkuat koordinasi pada berbagai kegiatan masyarakat yang melibatkan kehadiran pemerintah kota.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *