Sudutkota.id – Santunan anak yatim di hari ketujuh Pekan Islami ke-XIX yang digelar PT Anugerah Citra Abadi (ACA), Minggu (8/3/2026), dilaksanakan di empat kecamatan sekaligus. Mulai dari Kecamatan Sumberpucung, Kromengan, Wonosari, dan Ngajum.
Total penerima santunan mencapai 911 anak yatim. Kegiatan pertama digelar di Pendopo Kecamatan Sumberpucung dengan jumlah penerima santunan sebanyak 262 anak.
Selanjutnya acara dilanjutkan di GOR Badminton milik MCWNU di Kecamatan Kromengan dengan 173 anak penerima santunan.
Kegiatan berikutnya dilaksanakan di Balai Desa Kebobang, Wonosari, dengan jumlah santunan untuk 238 anak yatim.
Sementara lokasi terakhir berada di Kantor BPU Kecamatan Ngajum yang juga menyantuni 238 anak yatim. Acara santunan yang digelar di Sumberpucung berlangsung meriah dan disambut antusias oleh anak yatim dan pengantarnya.
Sejak pukul 07.00, para anak yatim sudah mulai berdatangan meski acara baru dimulai sekitar pukul 09.00. Suasana semakin semarak ketika anak-anak diajak berjoget bersama dengan iringan Dendang Sahur Siti Fatimah.
Kemeriahan bertambah saat Bupati Malang, HM Sanusi dan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Budiar Anwar hadir dalam kegiatan itu. Setiap anak yang berani maju ke depan untuk berjoget maupun berinteraksi mendapat hadiah uang sebesar Rp50 Ribu.
Kegiatan serupa juga berlangsung meriah di Kecamatan Kromengan. Puluhan anak yatim antusias ketika diminta maju ke depan. Bagi yang berani tampil, Budiar memberikan sedekah uang Rp50 Ribu.
Camat Sumberpucung, Daniel Wicaksana mengatakan sangat mengapresiasi konsistensi PT ACA yang telah menggelar kegiatan santunan tersebut selama hampir dua dekade.
“Sudah 19 tahun PT ACA selalu konsisten mengadakan santunan ini. Semoga tahun depan kegiatan santunan dari PT ACA masih terus berlanjut,” ujarnya.
Sementara itu, Komisaris Utama PT ACA Iwan Kurniawan mengatakan dalam kegiatan itu, pihaknya juga mengundang para pendamping anak yatim yang selama ini selalu mengantar anak-anak menghadiri acara santunan.
“Saya juga mengundang para pendamping anak yatim karena mereka selalu setia mengantar anak-anak ke acara ini,” kata Iwan, sapaannya. Kegiatan di Kecamatan Wonosari dibuat lebih interaktif.
Selain santunan, acara itu turut diramaikan dengan cek kesehatan gratis yang diberikan oleh UPT Puskesmas Wonosari di Kantor Desa Kebobang, Wonosari.
Salah satu warga Desa Plandi, Kecamatan Wonosari, Galih, mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut karena memberi manfaat bagi anak-anak yatim di wilayahnya.
Hal serupa juga dirasakan oleh anak-anak penerima santunan. Mereka mengaku senang dapat bertemu dengan Iwan Kurniawan, bermain bersama teman-teman, serta mendapat hadiah.
Kemeriahan acara semakin terasa ketika Iwan Kurniawan mengajak anak-anak yatim berjoget bersama. Bahkan seorang pengasuh anak yatim, Setyowati, turut hadir dengan membawa enam anak asuhnya untuk mengikuti kegiatan santunan tersebut.(ADV)





















