Peristiwa

Mobil Terbakar Saat Isi BBM di SPBU Kepanjen, Polisi Imbau Warga Waspada

8
×

Mobil Terbakar Saat Isi BBM di SPBU Kepanjen, Polisi Imbau Warga Waspada

Share this article
Petugas mengevakuasi mobil yang terbakar usai insiden pengisian BBM di SPBU Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (20/1/2026) malam. (Sudutkota.id/ris)

Sudutkota.id – Insiden mobil terbakar terjadi di SPBU Desa Dilem, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (20/1/2026) malam sekitar pukul 23.45 WIB, saat sebuah kendaraan tengah melakukan pengisian bahan bakar.

“Peristiwa ini terjadi saat kendaraan sedang mengisi BBM di area SPBU,” ujar Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar.

Mobil Suzuki Carry tersebut diketahui dikemudikan oleh SM (29), warga Desa Tlogorejo, Kecamatan Pagak, yang saat itu hendak mengisi BBM senilai Rp250 ribu.

“Pengisian sudah berjalan sekitar Rp200 ribu ketika api tiba-tiba muncul dari dalam kendaraan,” kata AKP Bambang.

Munculnya api secara mendadak sempat menimbulkan kepanikan di lokasi SPBU, hingga korban, petugas SPBU, dan warga sekitar berupaya mendorong kendaraan menjauh dari area pompa.

“Langkah cepat dilakukan untuk mencegah api merembet ke fasilitas lain di SPBU,” jelasnya.

Dalam peristiwa tersebut, korban mengalami luka bakar pada punggung tangan kanan dan kiri serta punggung kaki kiri, sehingga harus segera mendapatkan perawatan medis.

“Korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan,” ujar AKP Bambang.

Polisi yang menerima laporan melalui layanan darurat 110 langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal dan pengamanan tempat kejadian perkara.

“Petugas Polsek Kepanjen bersama piket Polres Malang segera turun ke lokasi,” katanya.

Api akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang dalam waktu kurang dari satu jam, kemudian kendaraan dievakuasi agar aktivitas SPBU kembali berjalan normal.

“Setelah api padam, kendaraan langsung dievakuasi dari lokasi,” ujar AKP Bambang.

Akibat insiden tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta dan polisi masih mendalami penyebab pasti kebakaran tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat agar memastikan kondisi kendaraan aman sebelum mengisi BBM,” pungkas AKP Bambang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *