Daerah

Merefleksikan Perjuangan Pahlawan, RW 01 Mojolangu Kota Malang Gelar Malam Tasyakuran Peringatan HUT RI ke-79

155
×

Merefleksikan Perjuangan Pahlawan, RW 01 Mojolangu Kota Malang Gelar Malam Tasyakuran Peringatan HUT RI ke-79

Share this article
Potong tumpeng di malam tasyakuran kemerdekaan RI ke-79 RW 01, Kelurahan Mojolangu, Kota Malang. (Foto: Sudutkota.id)

Sudutkota.id – Dalam rangka memperingati HUT RI ke-79, RW 01, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang menggelar Malam Tasyakuran atas kemerdekaan RI 79 tahun yang lalu. Kegiatan ini digelar di Halaman Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Fattah Kota Malang, Jumat (16/8/2024).

Selain wujud syukur atas kemerdekaan RI, kegiatan ini juga sebagai bentuk merefleksikan perjuangan para pahlawan.

Ketua RW 01, Suwandi Prasetyo mengatakan, momen seperti ini adalah momen untuk mengingat para pejuang yang telah gugur dalam memperebutkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari penjajah.

Untuk itu, perjuangan para pejuang terdahulu harus tetap diteruskan oleh para penerus bangsa, khususnya anak-anak dan pemuda-pemudi.

“Anak-anak dan muda-mudi, perjuangan harus tetap kita teruskan, yakni dengan belajar yang baik dan sungguh-sungguh. Karena, perjuangan tidak harus mengangkat senjata. Belajar yang sungguh-sungguh, untuk mengejar prestasi, mengejar cita-cita juga merupakan perjuangan,” ungkapnya.

Suwandi juga berpesan, para penerus bangsa jangan mudah berpuas diri dalam mengejar cita-cita.

“Jangan terlena, kita harus tetap waspada. Waspada dengan apa yang mengancam terhadap negeri ini. Dengan belajar yang sungguh-sungguh, kita tidak akan ketinggalan oleh negara-negara lain,” tegasnya.

“Tetap semangat para anak-anak muda, para penerus bangsa,” serunya sembari mengepalkan tangan dan dilanjutkan seruan ‘merdeka’.

Sementara, ketua pelaksana kegiatan peringatan HUT RI ke-79 RW 01 Kelurahan Mojolangu, Sandho Sindutama mengatakan, kegiatan seperti ini merupakan keharusan.

“Karena bagaimana kita dalam momen seperti ini adalah momen yang penting untuk merenungkan, mengingat para pejuang kita terdahulu untuk merebut kemerdekaan tanah air ini dari para penjajah,” pungkasnya.

Diketahui, dalam acara ini diisi pentas seni, paduan suara, puisi perjuangan dan musik dengan talenta muda-mudi RW 01. Selain itu, juga dilakukan istighosah dan do’a bersama. Kemudian yang terakhir adalah potong tumpeng sebagai simbol syukur atas kemerdekaan RI. (Mt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *