Peristiwa

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Bendungan Sengguruh Kepanjen

149
×

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Bendungan Sengguruh Kepanjen

Share this article
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Bendungan Sengguruh Kepanjen
Petugas gabungan dari Tagana, BPBD, dan SAR Awangga mengevakuasi jasad pria yang ditemukan mengapung di Bendungan Sengguruh, Kepanjen.(foto:sudutkota.id/mit)

Sudutkota.id – Warga di kawasan Bendungan Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, mendadak heboh setelah melihat sesosok mayat pria mengapung di permukaan air, Minggu (30/11/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.

Korban, yang diperkirakan berusia di atas 48 tahun itu, ditemukan dalam kondisi mengenakan celana panjang dan tanpa identitas yang melekat di tubuhnya.

Penemuan itu pertama kali dilaporkan oleh warga yang melintas di sekitar lokasi. Sesaat setelah laporan diterima, petugas gabungan yang terdiri atas Relawan Tagana Kabupaten Malang, BPBD, serta tim SAR Awangga langsung menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

Kondisi air yang keruh dan banyaknya sampah membuat proses pengangkatan jasad harus dilakukan dengan sangat hati-hati.

Relawan Tagana Kabupaten Malang, Mustofa, membenarkan adanya temuan mayat tersebut.

“Benar, kami menerima laporan dari warga terkait temuan jenazah pria mengapung. Petugas gabungan dari Tagana, BPBD, dan SAR Awangga langsung melakukan evakuasi menggunakan perahu. Jenazah saat ini sudah kami bawa ke RSUD Kanjuruhan untuk proses identifikasi,” ujarnya.

Sementara itu, petugas BPBD dan SAR Awangga turut membantu mengevakuasi tubuh korban ke tepian sebelum dipindahkan ke ambulans. Proses berjalan sekitar 30 menit karena posisi korban yang berada di tengah bendungan.

Hingga berita ini diunggah, pihak kepolisian belum mengeluarkan keterangan resmi mengenai identitas korban maupun dugaan penyebab kematiannya.

Aparat Polsek Kepanjen dan Satreskrim Polres Malang kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan di lokasi penemuan dan pencarian saksi-saksi.

Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri serupa untuk segera menghubungi Polsek Kepanjen atau RSUD Kanjuruhan guna membantu proses identifikasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *