Sudutkota.id – Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan puncaknya. Sehari menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, volume kendaraan yang keluar melalui Gerbang Tol (GT) Madiun mengalami lonjakan signifikan.
Data dari PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri mencatat sebanyak 7.841 kendaraan keluar melalui GT Madiun pada periode H-1. Angka tersebut melonjak 77,32 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang berada di kisaran 4.422 kendaraan.
Kenaikan ini menjadi indikator kuat meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menuju kampung halaman, khususnya di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.
Direktur Utama PT JNK, Arie Irianto, menyebut lonjakan ini sudah diprediksi seiring mendekatnya momen Lebaran.
“Peningkatan volume lalu lintas ini mencerminkan tingginya pergerakan masyarakat. Kami terus memastikan operasional jalan tol tetap optimal agar perjalanan pemudik berjalan lancar,” ujarnya, Sabtu (21/3/2026).
Pihak pengelola tol juga menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan selama periode mudik. Pemantauan dilakukan secara intensif di sepanjang ruas tol guna mengantisipasi kepadatan dan potensi gangguan perjalanan.
Selain itu, pengguna jalan diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang, mulai dari memastikan kondisi kendaraan hingga kecukupan saldo uang elektronik. Hal ini dinilai penting untuk menghindari antrean di gerbang tol.
Untuk mendukung kelancaran perjalanan, pemudik juga disarankan memanfaatkan aplikasi Travoy yang menyediakan informasi real-time terkait kondisi lalu lintas, lokasi rest area, tarif tol, hingga layanan darurat.
Tak hanya itu, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Pengguna jalan diminta menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, serta beristirahat di rest area jika merasa lelah selama perjalanan.
Sebagai tambahan, layanan informasi dan bantuan lalu lintas dapat diakses melalui call center 133 yang disiagakan selama periode mudik Lebaran.
Lonjakan arus di GT Madiun diperkirakan masih akan berlangsung hingga hari-H Lebaran, seiring dengan gelombang terakhir pemudik yang memanfaatkan waktu menjelang hari raya.





















