Daerah

Lestarikan Cagar Budaya, Disdikbud Jombang Perkuat Peran Jupel

35
×

Lestarikan Cagar Budaya, Disdikbud Jombang Perkuat Peran Jupel

Share this article
Lestarikan Cagar Budaya, Disdikbud Jombang Perkuat Peran Jupel
Suasana rapat pembinaan jupel situs di Disdikbud Jombang.(foto:sudutkota.id/lok)

Sudutkota.idDinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terus memperkuat upaya pelestarian warisan sejarah daerah.

Melalui kegiatan pembinaan, Disdikbud Jombang meningkatkan kapasitas juru pelihara (Jupel) cagar budaya agar mampu menjalankan peran strategis dalam menjaga dan merawat situs bersejarah.

Pembinaan tersebut dilaksanakan oleh Pamong Budaya Disdikbud Jombang, Anom Antono, sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam melindungi aset budaya yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Jombang.

Dalam kegiatan itu, Anom Antono menegaskan bahwa juru pelihara cagar budaya merupakan garda terdepan dalam perlindungan, perawatan, serta pengawasan situs-situs bersejarah.

Ia menyebut, keberadaan cagar budaya tidak hanya bernilai sejarah, tetapi juga menjadi identitas dan kekayaan budaya daerah yang harus dijaga secara berkelanjutan.

“Juru pelihara memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan kondisi cagar budaya tetap terawat dan terlindungi. Melalui pembinaan ini, kami berharap para juru pelihara semakin memahami tugas, fungsi, serta prosedur pemeliharaan yang sesuai dengan ketentuan,” ujar Anom, Kamis (8/1/2026).

Ia menegaskan materi pembinaan mencakup pemahaman dasar mengenai cagar budaya, teknik pemeliharaan sederhana, tata cara pelaporan kondisi situs, hingga langkah-langkah pencegahan kerusakan dan vandalisme.

“Selain penyampaian materi, para peserta juga diajak berdiskusi untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan sekaligus merumuskan solusi bersama,” paparnya.

Ia menegaskan legiatan ini mendapat respons positif dari para juru pelihara cagar budaya di Kabupaten Jombang.

“Mereka menilai pembinaan ini sangat bermanfaat dalam menambah wawasan, sekaligus memperkuat koordinasi dengan Disdikbud Jombang dalam upaya pelestarian cagar budaya,” tutur Anom.

Pihaknya menegaskan Disdikbud Kabupaten Jombang berharap, melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, upaya pelestarian cagar budaya dapat berjalan lebih optimal.

“Dengan demikian, nilai sejarah dan budaya yang terkandung di dalamnya dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *