Peristiwa

Lansia Tewas Terjepit Pintu Air DAM Bululawang, Polisi dan Tim SAR Lakukan Evakuasi Cepat

39
×

Lansia Tewas Terjepit Pintu Air DAM Bululawang, Polisi dan Tim SAR Lakukan Evakuasi Cepat

Share this article
Lansia Tewas Terjepit Pintu Air DAM Bululawang, Polisi dan Tim SAR Lakukan Evakuasi Cepat
Proses evakuasi korban kecelakaan kerja di pintu air DAM Kali Manten, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, oleh tim SAR gabungan bersama kepolisian.(foto:sudutkota.id/ris)

Sudutkota.id – Peristiwa kecelakaan kerja terjadi di Sungai Kali Manten, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Senin (5/1/2026) pagi, ketika seorang pria lanjut usia terseret arus deras dan terjepit pintu air DAM saat melakukan pembersihan saluran.

“Peristiwa ini merupakan kecelakaan murni saat korban bekerja membersihkan pintu air,” ujar Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar.

Korban diketahui bernama Ropi’i (59), warga Dusun Krajan, Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang, yang saat kejadian tengah bekerja bersama perangkat desa dan rekan lainnya untuk membersihkan sekaligus memperbaiki pintu air DAM Kali Manten.

“Korban bersama rekan-rekannya melakukan pembersihan rutin di pintu air DAM,” katanya.

Menurut keterangan kepolisian, insiden terjadi sekitar pukul 08.30 WIB ketika korban menyelam ke pintu air ketiga untuk membersihkan sumbatan sampah, namun derasnya arus membuat korban terseret dan terjepit di sela pintu air.

“Saat menyelam itulah korban terseret arus deras hingga terjepit pintu air,” jelas Bambang.

Upaya pertolongan sempat dilakukan oleh tiga saksi di lokasi, namun kuatnya debit air membuat penyelamatan secara manual tidak memungkinkan sehingga situasi dilaporkan ke pihak berwenang.

“Rekan korban sudah berusaha menolong, tetapi arus terlalu kuat,” ungkapnya.

Menerima laporan dari perangkat desa, Polsek Bululawang langsung bergerak ke tempat kejadian perkara dan berkoordinasi dengan tim SAR gabungan untuk melakukan proses evakuasi.

“Petugas kami segera menuju TKP setelah menerima laporan,” tuturnya.

Evakuasi melibatkan Basarnas, BPBD, PMI, PMI Rescue Kabupaten Malang, serta warga sekitar, dan di sekitar lokasi DAM petugas juga menemukan pakaian serta topi milik korban.

“Proses evakuasi dilakukan bersama tim SAR gabungan hingga korban berhasil dievakuasi,” terangnya.

Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka karena pihak keluarga menolak dilakukan visum, dan kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai.

“Kami mengimbau warga untuk selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat bekerja di area DAM dengan arus tinggi,” pungkas Bambang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *