Daerah

Kota Batu jadi Panggung Kebangkitan Talenta Musik Gerejawi Jatim

146
×

Kota Batu jadi Panggung Kebangkitan Talenta Musik Gerejawi Jatim

Share this article
Lomba Pesparawi Jatim di Kota Batu. (foto: sudutkota.id/rsw)

Sudutkota.id– Piala Gubernur Jawa Timur untuk Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) 2025 resmi bergulir di Kota Batu. Gelaran yang berlangsung di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Jumat (14/11/2025) malam itu menjadi putaran ketiga setelah Surabaya dan Jember, sekaligus menandai momentum kebangkitan kompetisi musik gereja tingkat provinsi.

Event perdana yang digelar di provinsi Jatim tersebut melombakan enam kategori antara lain solo anak, solo remaja, paduan suara anak, paduan suara remaja, paduan suara wanita, serta paduan suara dewasa campuran.

Antusias pesertanya membludak. Kota Batu mencatat 380 peserta, terdiri atas 12 kelompok paduan suara beranggotakan 20-30 orang serta peserta kategori solo. Mereka datang tidak hanya dari Kota Batu, tetapi juga Kediri, Malang Raya, serta wilayah Jawa Timur bagian barat.

Sebelumnya, Surabaya menjadi pembuka pada 1 November dengan sekitar 350 peserta, disusul Jember pada 7 November yang menghadirkan 300 peserta dari Banyuwangi, Bondowoso, hingga Situbondo. Totalnya, ribuan talenta muda dan dewasa gerejawi terlibat dalam seleksi tiga kota ini.

Pendeta Edey Santoso, salah satu penggagas penyelenggaraan, menegaskan bahwa Pesta Paduan Suara Gerejawi 2025 ini menjadi tonggak penting bagi musik gereja di Jawa Timur.

“Ini baru pertama kali diadakan di tingkat provinsi. Terima kasih kepada Gubernur Jatim yang memberikan dukungan luar biasa sehingga langkah perdana ini bisa terlaksana. Lewat lomba ini, kita sedang membentuk kontingen Jatim untuk Asmarawi tingkat nasional,” ujarnya.

Menurutnya, basis talenta musik gerejawi tersebar merata di Jawa Timur dan memiliki kualitas yang kuat. Kota-kota seperti Kediri dan Malang memiliki tradisi musik gereja yang hidup, begitu pula wilayah timur seperti Jember.

Setelah seleksi di tiga kota, para juara akan kembali dipertemukan dalam Grand Final pada 28 November 2025 di Surabaya.

“Nah di babak penentuan itu, para peserta akan memperebutkan total hadiah pembinaan sebesar Rp150 juta untuk seluruh kategori. Panitia juga berharap Gubernur Jatim dapat hadir langsung dalam final tersebut,” ujarnya.

Meski tidak mengusung tema khusus, Pendeta Edey menyebutkan bahwa penyelenggaraan tahun ini sekaligus menjadi bentuk ucapan terima kasih kepada Gubernur yang membuka jalan bagi kompetisi musik gerejawi berskala provinsi.

Dengan jangkauan peserta yang semakin luas, penyelenggara berharap Piala Gubernur Jatim ini menjadi agenda tahunan dan menjadi lokomotif berkembangnya talenta musik gerejawi di seluruh Jawa Timur.

“Kompetisi ini bukan hanya panggung lomba, tetapi juga ruang perjumpaan, pembinaan, serta kebangkitan ekosistem musik gereja yang lebih besar,” tuturnya.

Ini daftar pemenang Pesparawi Jatim Penyisihan Batu

Solo Anak
​Juara 1: Eleonora Graciana Glory Setiawan (GKA Imanuel Lawang) dengan nilai 87,88
​Juara 2: Felicia Shane Melody Christanti (GKJW Kedungkandang) dengan nilai 86.00

Solo Remaja
​Juara 1: Gatayu Gagat Enjang (GKJW Jemaat Donomulyo) dengan nilai 93,69
​Juara 2: Agnes Simanjuntak (STT Aletheia Lawang) dengan nilai 88,31

Paduan Suara Anak:
​Juara 1: PSA Immanuel Choir B dengan nilai 85,56
​Juara 2: PSA Immanuel Choir A dengan nilai 80,81

Paduan Suara Remaja Pemuda
​Juara 1: PS STT Aletheia Lawang dengan nilai 87,56
​Juara 2: PS Sekolah Alkitab Batu dengan nilai 83,44

Paduan Suara Wanita
​Juara 1: Sheerah Choir HKBP dengan nilai 87,70
​Juara 2: PSKW GPPI Eklesia dengan nilai 79,25

Paduan Suara Dewasa Campuran
​Juara 1: Baptis Revival Choir dengan nilai 85,70
​Juara 2: PS Serafim GKI Batu dengan nilai 82,63

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *