Daerah

Jelang Nataru, Dishub Jombang Gelar Operasi Gabungan Penertiban Angkutan

89
×

Jelang Nataru, Dishub Jombang Gelar Operasi Gabungan Penertiban Angkutan

Share this article
Jelang Nataru, Dishub Jombang Gelar Operasi Gabungan Penertiban Angkutan
Operasi gabungan Dishub Jombang di Terminal Kepuhsari.(foto:sudutkota.id/lok)

Sudutkota.idDinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jombang, Jawa Timur menggelar operasi gabungan penertiban dan sosialisasi angkutan barang maupun orang di Terminal Kepuhsari Jombang, Selasa (25/11/2025).

Operasi ini dilakukan untuk memastikan keselamatan, ketertiban, serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Kegiatan berlangsung bersama sejumlah instansi terkait, yakni Satlantas Polres Jombang, UPT Dishub Provinsi Jawa Timur, serta Polisi Militer wilayah Jombang.

Penertiban dilakukan sekaligus mendukung Operasi Zebra Semeru 2025. Sasaran pemeriksaan meliputi kendaraan angkutan umum dan truk pengangkut barang.

Petugas memeriksa berbagai kelengkapan administrasi seperti izin trayek, uji KIR, serta dokumen wajib lainnya. Selain itu, pengecekan kelaikan jalan (ramp check) dilakukan untuk memastikan kendaraan aman dan tidak membahayakan penumpang atau pengguna jalan lain.

Kepala Dishub Jombang, Sugianto, menegaskan bahwa operasi gabungan bukan hanya penindakan, tetapi juga edukasi.

“Tujuan utama kami adalah memastikan keselamatan dan ketertiban lalu lintas. Operasi ini sekaligus edukasi agar pengemudi memahami pentingnya kelayakan kendaraan dan kepatuhan aturan,” ujarnya.

Sugianto menyebutkan bahwa pelanggaran over dimension and overload (ODOL) masih kerap dijumpai di lapangan dan berpotensi menyebabkan kecelakaan maupun kemacetan.

“Kami ingin meminimalisir pelanggaran ODOL. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, baik pengemudi, pemilik kendaraan, maupun pemerintah,” tegasnya.

Ia menegaskan, selain pemeriksaan, petugas memberikan sosialisasi langsung terkait, etika berlalu lintas, batas kecepatan, kewajiban administrasi kendaraan, pentingnya menjaga jarak aman, serta aturan mengangkut barang dan penumpang.

Menurut Sugianto, hasil operasi sebelumnya menunjukkan meningkatnya kepatuhan administrasi dan semakin banyak angkutan yang laik jalan.

“Pelanggaran akan ditindak sesuai aturan, mulai teguran hingga tilang,” jelasnya.

Dishub Jombang memastikan operasi gabungan akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai tindak lanjut kebijakan daerah maupun pemerintah pusat terkait angkutan umum dan barang.

“Kami ingin menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman bagi warga Jombang. Edukasi dan penertiban harus berjalan seimbang demi keselamatan bersama,” pungkas Sugianto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *