Nasional

Jasamarga Mencatat, Arus Kendaraan ke Timur Trans Jawa Tembus 661 Ribu

6
×

Jasamarga Mencatat, Arus Kendaraan ke Timur Trans Jawa Tembus 661 Ribu

Share this article
PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat ratusan ribu kendaraan bergerak menuju wilayah timur Pulau Jawa.(foto:dok. Jasa Marga)

Sudutkota.id – Pergerakan arus mudik Lebaran 2026 di ruas Tol Trans Jawa menunjukkan tren lonjakan signifikan.

PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat ratusan ribu kendaraan bergerak menuju wilayah timur Pulau Jawa dalam periode menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Berdasarkan data perusahaan, sebanyak 661.258 kendaraan melintas ke arah timur melalui Gerbang Tol Cikampek Utama selama periode H-10 hingga H-1 Lebaran (11–20 Maret 2026). Angka tersebut melonjak drastis hingga 131,87 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.

Peningkatan arus kendaraan juga masih terjadi pada, Sabtu (21/3/2026). Pada shift pertama, tercatat 19.254 kendaraan menuju arah timur, atau naik 55,15 persen dibandingkan volume normal harian.

Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa lonjakan tersebut mendorong diterapkannya rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan. Salah satunya berupa sistem contraflow di ruas Tol Jakarta–Cikampek dari KM 47 hingga KM 70 yang diberlakukan atas diskresi kepolisian.

“Antusiasme masyarakat untuk mudik ke wilayah timur masih tinggi. Kami bersama kepolisian melakukan berbagai langkah untuk menjaga kelancaran arus,” ujarnya, Sabtu (21/3/2026).

Tak hanya rekayasa lalu lintas, kebijakan insentif juga diterapkan guna mengurai kepadatan. Diskon tarif tol sebesar 23 persen di ruas Batang–Semarang diberlakukan hingga 31 Maret 2026 untuk mendorong distribusi kendaraan lebih merata.

Di sisi lain, arus kendaraan dari arah timur menuju Jakarta justru mengalami penurunan. Selama periode yang sama, tercatat 176.065 kendaraan melintas ke arah barat, turun 36,08 persen dibandingkan kondisi normal.

Lonjakan volume lalu lintas juga terpantau di sejumlah gerbang tol strategis di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di wilayah Jawa Tengah, arus menuju Semarang melalui GT Kalikangkung meningkat 125,28 persen, sementara arus ke Solo via GT Banyumanik naik 78,74 persen.

Adapun di Jawa Timur, peningkatan terjadi meski tidak setinggi wilayah tengah. Arus menuju Surabaya melalui GT Warugunung naik 13,98 persen, sedangkan kendaraan menuju Malang melalui GT Kejapanan Utama meningkat 6,99 persen.

Pihak Jasamarga mengimbau para pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Pengguna jalan diharapkan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, menjaga stamina, serta mempersiapkan bahan bakar dan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol.

Untuk memantau kondisi lalu lintas terkini, masyarakat dapat mengakses layanan One Call Center Jasa Marga di nomor 133 atau melalui aplikasi Travoy.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *