Sudutkota.id – Turnamen Indonesian College Golf Championship (ICGC) yang digelar di Lapangan Golf Araya, Kota Malang, tak hanya menjadi ajang kompetisi prestisius, tetapi juga memperlihatkan bagaimana fasilitas dan manajemen lapangan turut menentukan kenyamanan serta kelancaran jalannya pertandingan.
Salah satu fasilitas utama yang menjadi sorotan adalah penggunaan golf car atau mobil golf sebagai alat transportasi para peserta dan caddy selama turnamen berlangsung.
Dari hole 1 hingga hole 18, seluruh peserta diantar menggunakan mobil golf agar tetap prima selama bertanding.
Menurut Rusdi, Manajer Golf Araya, mobil golf memainkan peran penting dalam setiap turnamen besar seperti ICGC. Selain untuk efisiensi waktu, kendaraan ini juga menjaga stamina para atlet agar tidak terkuras selama berjalan kaki di medan lapangan yang luas.
“Lapangan Golf Araya memiliki kontur yang menantang dan jarak antar hole cukup jauh. Penggunaan golf car sangat penting agar pemain tetap fokus dan tidak kelelahan. Caddy yang mendampingi juga bisa bekerja lebih optimal,” jelas Rusdi.
Dalam turnamen kali ini, setiap peserta memang didampingi seorang caddy yang turut berada dalam golf car. Para caddy ini tidak hanya membawa perlengkapan, tetapi juga menjadi rekan strategis dalam permainan. Seperti memberikan masukan soal arah angin, jenis pukulan, hingga pemilihan stik golf.
Penggunaan golf car juga menjadi bagian dari komitmen penyelenggara dan manajemen Lapangan Golf Araya dalam menghadirkan standar kompetisi nasional yang modern dan berkelas.
Dengan kombinasi antara fasilitas, pelayanan, serta dukungan teknis yang memadai, turnamen ICGC ini menjadi bukti nyata bagaimana dunia olahraga kampus bisa berkembang dengan dukungan infrastruktur yang tepat.
Turnamen ICGC diikuti oleh mahasiswa dari berbagai universitas ternama, seperti Universitas Airlangga (Unair), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Telkom, Universitas Petra Surabaya, Universitas Diponegoro (Undip), Binus University, dan beberapa kampus lainnya dari Jawa dan luar pulau.
“Turnamen ini cukup menantang. Tapi fasilitasnya lengkap, terutama mobil golf dan dukungan dari caddy yang profesional, sangat membantu kami bisa bermain dengan nyaman,” ujar Alisa, peserta dari Universitas Persada Indonesia.(mit/hid)






















