Peristiwa

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Puluhan Pemukiman Warga di Sampang

10
×

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Puluhan Pemukiman Warga di Sampang

Share this article
Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Puluhan Pemukiman Warga di Sampang
Salah satu rumah warga di Sampang, Madura, yang atapnya rusak akibat diterpa angin kencang.(foto:sudutkota.id/hbb)

Sudutkota.id – Hujan disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sampang, mengakibatkan kerusakan pada puluhan rumah warga dan fasilitas umum.

Peristiwa ini terjadi secara tiba-tiba dan sempat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat, terutama di Kecamatan Sampang dan Kecamatan Camplong.

Kepala BPBD Kabupaten Sampang melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Hozin, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan pertama pada, Minggu (1/2/2026), sekitar pukul 16.15 WIB.

“Angin kencang mulai terjadi sekitar pukul 15.45 WIB dan berdampak pada beberapa titik di wilayah Sampang dan Camplong,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (2/2/2026).

Di Kecamatan Sampang, angin kencang mengakibatkan kerusakan atap rumah milik Rudi Cahyo Widianto yang berada di Perumahan Manggis Square, Jalan Manggis, Kelurahan Gunung Sekar. Kerusakan terjadi pada bagian atap yang terlepas akibat terpaan angin cukup kuat.

Sementara itu, dampak lebih luas tercatat di Kecamatan Camplong, khususnya di Dusun Taddan Tengah dan Dusun Betes, Desa Taddan. Di Dusun Taddan Tengah, sedikitnya sepuluh rumah warga mengalami kerusakan ringan.

“Sebagian besar kerusakan berupa atap rumah yang terangkat atau rusak akibat angin,” terang Mohammad Hozin.

Di Dusun Betes, Desa Taddan, satu rumah milik Tipah binti Nawarah, dilaporkan mengalami kerusakan berat, sedangkan rumah milik Mattohir mengalami kerusakan ringan. Selain itu, pagar rumah milik Retno Anjarsari di Dusun Karang Loh, Desa Dharma Camplong, juga terdampak angin kencang.

Tak hanya permukiman warga, angin kencang turut merusak fasilitas umum berupa MD Darul Muttaqin yang berada di Dusun Pesisir Barat, Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong. Kerusakan ini menjadi perhatian karena menyangkut sarana ibadah dan aktivitas sosial masyarakat setempat.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Sampang bersama unsur terkait langsung melakukan asesmen di lokasi terdampak.

“Kami melakukan pendataan kerusakan, memberikan bantuan darurat, serta melaporkan perkembangan situasi kepada pimpinan,” kata Mohammad Hozin.

Unsur yang terlibat dalam penanganan antara lain BPBD Sampang, Tagana, perangkat desa, ketua RT/RW, dan masyarakat setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *