Daerah

GRIB Jaya Malang Bentuk Tim Tanggap Darurat, Diklat SAR Perdana Fokus pada Penguatan Respons Bencana

64
×

GRIB Jaya Malang Bentuk Tim Tanggap Darurat, Diklat SAR Perdana Fokus pada Penguatan Respons Bencana

Share this article
GRIB Jaya Malang Bentuk Tim Tanggap Darurat, Diklat SAR Perdana Fokus pada Penguatan Respons Bencana
Peserta Diklatsar Angkatan 1 GRIB Jaya Kabupaten Malang Saat Melakukan Praktik Pengenalan Medan dan Dasar Evakuasi Korban di Kawasan Hutan Koservasi Bumi Perkemahan Bedengan, Sabtu (29/11/2025), (foto:Fredy to sudutkota.id)

Sudutkota.id – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana di wilayah Kabupaten Malang mendapat dorongan baru setelah Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya menggelar pendidikan dan pelatihan Search and Rescue (SAR) angkatan pertama, Sabtu (29/11/2025).

Program perdana ini menjadi tonggak pembentukan tim tanggap darurat internal yang diharapkan mampu bergerak cepat membantu masyarakat saat terjadi musibah.

Pelatihan yang awalnya dijadwalkan berlangsung di Pantai Ngliyep, Kecamatan Donomulyo, dipindahkan ke Bumi Perkemahan Bedengan, Kecamatan Dau, demi efektivitas pelaksanaan. Meski berganti lokasi, kegiatan tetap berjalan optimal dan diikuti 30 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Malang.

Ketua DPC GRIB Jaya Kabupaten Malang, Damanhury Jab, menyampaikan bahwa pembentukan Tim SAR merupakan amanah organisasi sekaligus kebutuhan mendesak melihat meningkatnya risiko bencana di daerah. Ia menekankan bahwa anggota GRIB Jaya harus memiliki kepekaan sosial dan kemampuan lapangan yang mumpuni.

“Anggota GRIB Jaya dituntut tidak hanya hadir secara organisasi, tetapi juga mampu merespons cepat kondisi masyarakat. Pelatihan ini menjadi bekal penting agar mereka bisa benar-benar siap saat diperlukan,” ujarnya.

Damanhury juga menegaskan bahwa angkatan pertama memiliki peran strategis sebagai pondasi awal Tim SAR GRIB Jaya. Ia berharap para peserta mampu mengaplikasikan setiap materi yang diterima, bukan hanya menyimpannya sebagai teori.

“Ini angkatan bersejarah. Ilmu yang diperoleh harus benar-benar digunakan untuk membantu masyarakat kapan pun situasi menuntut,” tegasnya.

Diklat SAR tersebut memuat sejumlah materi fundamental, mulai dari manajemen bencana, navigasi darat, pertolongan pertama, teknik penyelamatan, hingga simulasi evakuasi di kawasan hutan. Ke depan, GRIB Jaya Malang berencana menjadikan program ini sebagai agenda rutin tahunan guna memperkuat kapasitas organisasi dalam bidang kemanusiaan dan kebencanaan.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, GRIB Jaya Malang berharap dapat menghadirkan tim relawan yang tangguh, terlatih, dan siap diterjunkan kapan saja untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *