Kriminal

Dua Mantan Karyawan Lembah Metro Resort Diduga Gelapkan Miliaran Rupiah, Satu Sudah Ditahan

362
×

Dua Mantan Karyawan Lembah Metro Resort Diduga Gelapkan Miliaran Rupiah, Satu Sudah Ditahan

Share this article
Lembah Metro Resort. (Foto: rsw/sudutkota.id)

Sudutkota.id – Manajemen Lembah Metro Resort di Kota Batu resmi melaporkan dua mantan karyawan mereka ke Polres Batu atas dugaan penggelapan dana perusahaan hingga miliaran rupiah. Satu di antaranya telah ditahan polisi.

Dua mantan karyawan yang dilaporkan adalah H, mantan Chief Accounting, dan KK, mantan Hotel Manager. Keduanya diduga memanipulasi aliran keuangan perusahaan selama hampir dua tahun.

General Manager Lembah Metro Resort, Rachim Miradiono, menjelaskan bahwa dugaan penggelapan terkuak setelah dilakukan audit eksternal pada Desember 2024. Dari pemeriksaan tersebut ditemukan indikasi penyalahgunaan dana perusahaan.

“Kasus ini mulai terendus pada Januari 2025 dan mengerucut pada dua nama, yaitu H dan KK. Modusnya berbeda, tapi sama-sama merugikan perusahaan,” ujarnya pada Rabu (6/8/2025).

Menurutnya, H diduga menggunakan dana pembayaran yang seharusnya untuk pihak ketiga demi kepentingan pribadi, sementara KK memanfaatkan dana pendapatan hotel yang seharusnya masuk kas perusahaan.

Akibat perbuatan keduanya, perusahaan mengalami kerugian hingga miliaran rupiah.

“Kami sangat kecewa karena mereka adalah orang-orang kepercayaan pemilik perusahaan,” tambah Rachim.

Berdasarkan catatan manajemen, KK mulai bekerja sejak 2020 dan menjabat Hotel Manager sejak 2023. Sementara H bergabung pada Mei 2022. Dugaan penggelapan berlangsung hampir dua tahun sebelum akhirnya terungkap lewat audit.

Keduanya dilaporkan secara terpisah ke Polres Batu. H telah resmi ditahan sejak Juli 2025, sementara proses hukum terhadap KK masih berjalan.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Polres Batu. Kami juga berharap kasus KK segera diproses seperti H,” ujar Rachim.

Kasat Reskrim Polres Batu, Iptu Joko Suprianto, membenarkan laporan tersebut. “Benar, satu pelaku sudah kami tahan. Untuk laporan yang satu lagi masih dalam proses,” katanya. (rsw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *