Sudutkota.id – Kabar duka menyelimuti warga Kampung Ledok, Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar. Seorang pria bernama Rudi Purwanto (34) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat mencari ikan di perairan Pantai Tambakrejo, Selasa (17/2/2026).
Informasi peristiwa ini sempat viral di sejumlah grup Facebook warga Blitar. Dalam unggahan yang beredar, korban disebut terseret ikan berukuran besar saat memancing di tepian dermaga Pantai Tambakrejo.
Dermaga Pantai Tambakrejo sendiri berada di kawasan pesisir selatan Kabupaten Blitar dan dikenal sebagai lokasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI), serta menjadi titik favorit warga untuk memancing maupun melaut.
Berdasarkan keterangan saksi yang berada di lokasi, kejadian bermula sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu korban bersama seorang rekannya datang ke pantai untuk mencari ikan. Rekan korban memancing di tepi pantai, sementara Rudi menyelam menggunakan alat tembak ikan (speargun).
Sekitar pukul 20.00 WIB, suasana di dermaga mendadak panik. Kail pancing disebut disambar ikan berukuran besar dengan bobot sekitar 25 kilogram. Dalam upaya menarik tangkapan tersebut, korban diduga kehilangan keseimbangan hingga terseret dan terjatuh ke area batu karang. Saksi sempat mendengar teriakan minta tolong sebelum korban hilang dari permukaan.
Namun berdasarkan keterangan resmi kepolisian, korban diketahui menyelam dan tidak kunjung muncul kembali ke permukaan hingga malam hari. Rekannya yang curiga kemudian melaporkan kejadian itu ke Pos Kamladu Pantai Tambakrejo dan diteruskan ke Polsek Wonotirto.
Kapolsek Wonotirto, AKP Heri Purnomo Yulianto menjelaskan, laporan diterima setelah saksi tidak melihat korban muncul dalam waktu cukup lama.
“Setelah beberapa waktu, saksi tidak melihat korban muncul ke permukaan. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Pos Kamladu Pantai Tambakrejo dan diteruskan ke Polsek Wonotirto,” ujar AKP Heri, Rabu (18/2/2026).
Petugas kepolisian bersama tim gabungan dan warga langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi penyelaman. Sekitar pukul 19.55 WIB, korban ditemukan tidak jauh dari titik awal menyelam dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Dari hasil pemeriksaan luar oleh tim Inafis Polres Blitar bersama petugas kesehatan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya tanda-tanda khas orang tenggelam. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat tenggelam saat menyelam mencari ikan,” tegas Heri.
Di lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang milik korban, di antaranya speargun rakitan, perlengkapan snorkeling, pakaian korban, serta ikan hasil tangkapan dengan berat sekitar 25 kilogram.






















