Peristiwa

Diduga Kurang Konsentrasi, Pengendara Beat Tabrak Pesepeda Lansia di Kepanjen

10
×

Diduga Kurang Konsentrasi, Pengendara Beat Tabrak Pesepeda Lansia di Kepanjen

Share this article
Diduga Kurang Konsentrasi, Pengendara Beat Tabrak Pesepeda Lansia di Kepanjen
Petugas Satlantas Polres Malang melakukan penanganan dan olah TKP kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Sultan Agung, Kepanjen, Jumat (20/2/2026) malam.(foto:sudutkota.id/ist.)

Sudutkota.id – Kecelakaan lalu lintas jenis tabrak samping terjadi di Jalan Raya Sultan Agung RT 10 RW 03, Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Insiden ini melibatkan sepeda motor Honda Beat dan sepeda angin yang dikayuh seorang lansia.

Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, melaporkan bahwa kejadian tersebut diterima petugas sekitar pukul 22.00 WIB dan langsung ditindaklanjuti oleh Unit Gakkum Kepanjen.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), sepeda motor Honda Beat N 4423 IN yang dikendarai Dia Hartonoko (38), warga Kelurahan Kepanjen, melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang. Sesampainya di lokasi, dari arah selatan ke utara seorang pengayuh sepeda angin, Mursid (74), warga Desa Dilem, tengah menyeberang jalan.

Diduga pengendara motor kurang konsentrasi dan tidak dapat menguasai laju kendaraannya saat jarak dengan pesepeda sudah dekat, sehingga terjadi benturan samping.

Faktor manusia menjadi dugaan utama penyebab kecelakaan, sementara faktor kendaraan, kondisi jalan, dan cuaca tidak berpengaruh signifikan. Namun, di lokasi kejadian diketahui minim penerangan jalan umum (PJU).

Akibat kejadian tersebut, pengendara motor mengalami luka lecet pada tangan dan kaki dan menjalani rawat jalan. Sementara itu, pesepeda lansia mengalami luka benturan pada kepala dan harus dirawat di RSUD Kanjuruhan Kepanjen.

Kasus kecelakaan ini kini ditangani Unit Gakkum Kepanjen Satlantas Polres Malang untuk proses lebih lanjut. Polisi mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama pada sore hingga malam hari dengan kondisi penerangan terbatas, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap pengguna jalan lain, khususnya pejalan kaki dan pesepeda.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *