Sudutkota.id – Candi Singosari di Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, terus menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara.
Situs bersejarah peninggalan abad ke-13 ini menjadi destinasi favorit bagi pecinta wisata sejarah dan budaya. Arsitekturnya yang memadukan unsur Hindu dan Buddha menjadikan candi ini unik dan bernilai tinggi.
Candi Singosari dipercaya sebagai tempat perabuan Raja Kertanegara, penguasa terakhir Kerajaan Singhasari. Relief-relief di dinding candi menggambarkan kehidupan masyarakat masa lampau. Pengunjung bisa mempelajari sejarah kerajaan yang pernah berjaya di tanah Jawa sambil menikmati keindahan seni ukir batu andesit yang masih terjaga.
“Kalau di Candi Singosari ini, rata-rata pengunjungnya sampai 2.500 orang per bulan. Kalau dari luar negeri, sekitar Juli sampai Agustus cukup banyak, mereka berasal dari Prancis dan Belanda,” ujar Minarif, Juru Pelihara Candi Singosari kepada Sudutkota, Sabtu (6/9/2025), di pos jaga pintu masuk candi.
Ia berharap warga sekitar ikut andil dalam melestarikan dan mempromosikan Candi Singosari. “Saya berharap warga sekitar Candi Singosari ikut mendukung dan aktif mempromosikan wisata Candi Singosari ini,” tambahnya.
Pelajar yang melakukan study tour menjadi salah satu kelompok pengunjung terbanyak. Mereka datang untuk mengenal lebih dekat sejarah dan budaya Nusantara. Selain itu, turis asing juga rutin datang untuk menelusuri jejak peradaban Hindu-Buddha di Jawa.
Wisatawan dari Bali juga menunjukkan minat besar terhadap candi ini. Mereka tertarik melihat kesamaan budaya Hindu antara Bali dan Jawa. Beberapa di antaranya datang untuk melakukan ritual keagamaan dan mempelajari sejarah agama Hindu di Jawa Timur.
Pengelola Candi Singosari terus meningkatkan fasilitas penunjang wisata. Area parkir yang luas, toilet bersih, serta warung makan tersedia untuk kenyamanan pengunjung. Pemandu wisata juga disiapkan untuk membantu wisatawan memahami makna di balik relief candi.
Dengan pesona sejarah dan arsitektur yang megah, Candi Singosari menjadi destinasi wajib saat berkunjung ke Malang. Selain mempelajari nilai budaya, wisatawan juga bisa menikmati suasana alam yang asri di sekitarnya.
Pengunjung disarankan memakai alas kaki yang nyaman karena area candi cukup luas dan perlu dijelajahi dengan berjalan kaki. Kamera juga wajib dibawa untuk mengabadikan momen di situs bersejarah ini. Selain itu, pengunjung diimbau untuk menjaga kebersihan dan tidak melakukan vandalisme.
Candi Singosari bukan hanya tempat wisata, tapi juga ruang edukasi sejarah dan pelestarian budaya. Mengunjungi candi ini berarti ikut menjaga warisan leluhur yang tak ternilai harganya.





















