Sudutkota.id – BRI Region 13 Malang bersama YBM BRILiaN SBO Malang menyalurkan sebanyak 200 paket sembako kepada para guru tahfidz dan guru ngaji di wilayah kerja BRI Region 13 Malang.
Penyaluran bantuan itu dilakukan secara bertahap mulai 2 hingga 6 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus apresiasi kepada para pendidik Al-Qur’an yang selama ini berperan dalam membina generasi Qur’ani di masyarakat.
Program ini merupakan bagian dari kegiatan bakti sosial BRI Region 13 Malang bersama YBM BRILiaN yang bertujuan memberikan dukungan kepada para guru tahfidz yang konsisten mendidik para penghafal Al-Qur’an dan membantu upaya pengentasan buta huruf Al-Qur’an.
Regional CEO BRI Region 13 Malang, Arie Wibowo, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud apresiasi BRI kepada para guru ngaji dan guru tahfidz atas dedikasi mereka membangun generasi yang berakhlak dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
“BRI Region 13 Malang sangat mengapresiasi dedikasi para guru tahfidz dan guru ngaji yang selama ini berperan besar dalam membina generasi Qur’ani,” ujarnya.
“Melalui kegiatan ini kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan semangat serta menjadi dukungan nyata bagi para pendidik Al-Qur’an yang terus mengabdikan diri untuk masyarakat,” tambah Arie.
Penyaluran bantuan itu menjangkau 13 titik penerima di wilayah Malang, Probolinggo, dan Situbondo. Mulai Rumah Tahfidz Tarbiyatul Islamiyah Paiton, Rumah Tahfidz Barokatul Qur’an Kraksaan, Rumah Tahfidz Hamidiyah Tongas, Rumah Tahfidz Raudlatussibyan Tongas, serta Rumah Tahfidz Fitriatul Jannah di Kota Malang.
Selain itu, bantuan juga diberikan kepada sejumlah guru tahfidz dan guru ngaji lainnya di wilayah tersebut. Koordinator Daerah Rumah Tahfidz Jawa Timur, Ustadz Ya’kub, menyampaikan apresiasi kepada BRI Region 13 Malang dan seluruh insan BRILiaN atas kepedulian yang diberikan kepada para guru tahfidz.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar BRI Region 13 Malang dan insan BRILiaN yang tetap peduli terhadap para guru tahfidz di Jawa Timur. Bantuan ini menjadi dukungan dan energi positif bagi para guru yang selama ini dengan penuh keikhlasan mendidik para penghafal Al-Qur’an,” ungkapnya.
Melalui kegiatan itu, diharapkan kepedulian terhadap para guru ngaji dan guru tahfidz terus terjaga, sehingga semangat mereka dalam mendidik generasi Qur’ani tetap terpelihara.(ADV)





















