Sudutkota.id – Aksi pembegalan kembali terjadi di wilayah Kota Malang. Kali ini, peristiwa kejahatan jalanan tersebut dilaporkan berlangsung di Jalan Raya Kemayoran, sekitar Perumahan Vio, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Informasi yang dihimpun Sudutkota.id, pelaku menjalankan aksinya dengan modus berpura-pura membutuhkan pertolongan. Seorang perempuan diduga dijadikan umpan untuk menghentikan calon korban. Saat korban berhenti untuk menanyakan kondisi, situasi tersebut langsung dimanfaatkan para pelaku untuk melancarkan aksinya.
Dalam kejadian itu, satu pelaku memukul korban, sementara pelaku lainnya menodongkan senjata tajam. Tas korban kemudian digeledah. Uang tunai di dalam dompet diambil, meski dompet tidak dibawa kabur oleh pelaku. Selain itu, telepon genggam korban yang sempat digunakan untuk merekam kejadian juga dirampas.
Akibat aksi kekerasan tersebut, korban mengalami luka akibat pukulan. Dari dokumentasi yang beredar, bercak darah terlihat pada pakaian korban, menunjukkan adanya kekerasan fisik saat pembegalan berlangsung. Meski mengalami luka, korban berhasil menyelamatkan diri dari ancaman yang lebih serius.
Informasi yang diperoleh media ini, korban berinisial JN, Warga Wendit, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.
Hingga berita ini diturunkan, korban diketahui belum melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke Polsek Kedungkandang. Namun demikian, aparat kepolisian langsung bergerak cepat menindaklanjuti informasi yang beredar di masyarakat.
Kapolsek Kedungkandang, Kompol M Roichan, membenarkan adanya informasi dugaan pembegalan di wilayah Cemorokandang. Ia menyampaikan bahwa meskipun laporan resmi dari korban belum diterima, petugas Reserse Kriminal telah diterjunkan ke lokasi kejadian.
“Korban memang belum membuat laporan polisi. Namun anggota Reskrim sudah kami turunkan untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara,” ujar Kompol Roichan, Rabu (14/1/2026) malam.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, termasuk pada siang hari. Warga diminta tidak mudah berhenti di lokasi sepi atau mencurigakan, serta segera melapor ke pihak berwajib atau aparat setempat apabila melihat maupun mengalami kejadian serupa.
Kasus dugaan pembegalan tersebut kini masih dalam tahap penyelidikan. Polisi juga tengah mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri kemungkinan keterlibatan pelaku lain. Sudutkota.id akan terus memantau perkembangan penanganan kasus ini.






















