Daerah

Wakil Bupati Sampang Berharap Lahan Pertanian Pangan Tetap Dijaga dan Berlanjut

12
×

Wakil Bupati Sampang Berharap Lahan Pertanian Pangan Tetap Dijaga dan Berlanjut

Share this article
Wakil Bupati Sampang Berharap Lahan Pertanian Pangan Tetap Dijaga dan Berlanjut
Tampak petani di Kabupaten Sampang yang sedang menanam padi di sawah.(foto:sudutkota.id/hbb)

Sudutkota.id – Perkembangan dan pertumbuhan penduduk di Kabupaten Sampang, menyebabkan alih fungsi lahan pertanian ke sektor lain terus terjadi, bahkan kian meningkat.

Melihat hal tersebut, Wakil Bupati Sampang, Ahmad Mahfudz menilai, Raperda tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan merupakan langkah strategis dalam menjaga ketersediaan lahan pertanian guna mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan di wilayahnya.

“Kita menyadari bahwa alih fungsi lahan pertanian ke sektor non-pertanian terus meningkat seiring dengan perkembangan pembangunan dan pertumbuhan penduduk,” jelasnya, Sabtu (21/02/2026).

Ra Mahfudz sapaan akrab dari Wabup Sampang itu menambahkan, jika regulasi yang digagas para Legislatif Sampang itu harus tegas dan terukur agar berdampak kepada kesejahteraan petani.

Raperda itu juga diharapkan dapat melindungi dan menetapkan lahan pertanian pangan berkelanjutan secara jelas dan terintegrasi dalam dokumen perencanaan tata ruang, menjamin ketersediaan lahan pertanian guna mendukung ketahanan pangan daerah.

“Kita juga harus memberikan kepastian hukum bagi para petani dalam mengelola lahannya dan mengendalikan alih fungsi lahan pertanian secara bijaksana dan berkelanjutan agar tetap terjaga dengan baik,” tuturnya.

Menurut Ra Mahfudz, karena apabila kondisi ini tidak dikendalikan melalui regulasi yang tegas dan terukur, dikemudian akan berdampak pada menurunnya produksi pangan.

“Jika hal ini terus diabaikan dan tanpa perhatian dari Pemerintah Daerah akan mengakibatkan terganggunya stabilitas harga, serta melemahnya kesejahteraan petani,” pungkasnya.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *