Peristiwa

Belasan Rumah Rusak Akibat Tanah Bergerak di Pamekasan Madura

30
×

Belasan Rumah Rusak Akibat Tanah Bergerak di Pamekasan Madura

Share this article
Belasan Rumah Rusak Akibat Tanah Bergerak di Pamekasan Madura
RUSAK:Beberapa rumah rusak terkena fenomena tanah bergerak di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Pamekasan, Sabtu (17/1/2026).(foto:sudutkota.id/screenshot video)

Sudutkota.id – Fenomena tanah bergerak melanda Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (17/1/2026). Peristiwa tersebut dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi dan durasi panjang yang menyebabkan pergeseran struktur tanah di kawasan permukiman warga.

Plt. Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi, mengatakan tanah bergerak terjadi di tiga dusun, yakni Dusun Barat Gunung, Dusun Peseser Timur, dan Dusun Laok Gunung.

Akibat kejadian itu, sebanyak 16 rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi. Dhofir menjelaskan, berdasarkan pendataan sementara, terdapat 13 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya demi keselamatan.

Sementara itu, tiga KK lainnya masih bertahan di rumah masing-masing karena kerusakan yang dialami cukup ringan, sembari menjaga barang-barang berharga mereka. BPBD Pamekasan bersama tim gabungan melakukan kaji cepat dan asesmen lapangan untuk mengetahui kondisi terkini.

Selain itu, bantuan logistik berupa makanan telah disalurkan kepada warga terdampak untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat.

“BPBD juga mengimbau warga yang tinggal di lokasi terdampak langsung agar mengungsi ke tempat yang lebih aman guna menghindari kemungkinan terjadinya pergerakan tanah susulan,” katanya. Pemantauan terus dilakukan terhadap warga yang masih berada di sekitar lokasi kejadian.

Sebagai langkah lanjutan, BPBD Pamekasan berencana melakukan kajian komprehensif terkait kondisi dan tekstur tanah guna menentukan penanganan yang berkelanjutan serta melakukan koordinasi dengan Pemprov Jatim untuk mendapatkan dukungan serta bantuan penanganan lanjutan.

“BPBD juga mengingatkan masyarakat, terutama yang bermukim di wilayah rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan dan segera melapor jika menemukan tanda retakan tanah atau pergerakan lereng,” tutup Dhofir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *