Sudutkota.id – Tanah longsor yang terjadi di Dusun Sekarputih, Desa Mendalanwangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Minggu (7/12/2025), sempat membuat warga panik. Insiden yang dipicu hujan deras ini menimpa bagian dapur dua rumah warga yang berada di lereng bawah area saluran irigasi.
Koordinator Pusdalops PB BPBD Kabupaten Malang, Silvia Verdiana, mengungkapkan bahwa cuaca ekstrem telah terpantau sejak sore hari. Hujan dengan intensitas tinggi mulai mengguyur wilayah tersebut sekitar pukul 16.30 WIB.
“Sekitar pukul 17.00 WIB, warga mendengar suara gemuruh dari arah saluran irigasi. Tidak lama kemudian, material tanah dari bawah DAM bergerak turun dan menimpa dapur dua rumah warga,” jelas Silvia.
Menurutnya, suara gemuruh itu menjadi tanda awal sebelum tanah ambles. Namun kondisi hujan lebat membuat warga kesulitan melihat situasi secara jelas.
“Suasana saat itu memang gelap dan hujan deras. Setelah material tanah turun, barulah warga sadar bahwa dapur rumah di lereng bawah terdampak longsor,” tambahnya.
Dijelaskan Silvia, kronologi sekitar pukul
16.30 WIB, hujan deras mulai mengguyur Desa Mendalanwangi.
Dan sekitar pukul 17.00 WIB, tanah longsor terjadi tak lama setelah terdengar suara gemuruh dari arah saluran irigasi.
“Dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun rumah Ibu Sunanik dan Ibu Anik Handayani (rumah dalam kondisi kosong) mengalami kerusakan ringan pada bagian dapur, masing-masing,” jelasnya .
BPBD Kabupaten Malang menyampaikan bahwa upaya penanganan lanjutan dilakukan untuk memastikan tidak ada potensi longsor susulan, terutama karena lokasi berada di bawah area saluran irigasi yang rawan tergerus saat hujan deras.
Silvia mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah lereng dan bantaran irigasi agar lebih waspada terhadap tanda-tanda longsor, seperti retakan tanah hingga suara gemuruh.
“Jika warga melihat gejala awal, segera laporkan agar bisa ditangani lebih cepat,” tegasnya.






















