Daerah

PWI Malang Raya Tegaskan Peran Wartawan sebagai Pendorong UMKM Naik Kelas

64
×

PWI Malang Raya Tegaskan Peran Wartawan sebagai Pendorong UMKM Naik Kelas

Share this article
Peran wartawan dalam mendorong UMKM naik kelas kembali mendapat sorotan dalam Talkshow 'Peran Media dalam Mendongkrak UMKM' yang digelar PWI Malang Raya dalam rangka Pra-UKW Angkatan ke-59, Jumat (28/11/2025).
Talkshow yang digelar oleh PWI Malang Raya. (foto: sudutkota.id/rsw)

Sudutkota.id– Peran wartawan dalam mendorong UMKM naik kelas kembali mendapat sorotan dalam Talkshow ‘Peran Media dalam Mendongkrak UMKM’ yang digelar PWI Malang Raya dalam rangka Pra-UKW Angkatan ke-59, Jumat (28/11/2025).

Acara tersebut menjadi ruang bertemunya para pemangku kepentingan untuk menegaskan bahwa media bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga penggerak literasi dan akses keuangan bagi pelaku usaha kecil.

Dalam forum tersebut, OJK Malang mengingatkan bahwa rendahnya literasi keuangan masih menjadi kendala mendasar.

Analis Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Perlindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis OJK Malang, Erna Tigayanti, menuturkan bahwa banyak pelaku usaha yang akhirnya terjerumus pada pinjaman ilegal karena tidak memahami karakter produk keuangan yang mereka gunakan.

“UMKM perlu tahu manfaat, risiko dan kewajiban dari setiap produk keuangan. Media dapat membantu menyebarkan edukasi ini dengan lebih tepat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemberitaan yang informatif dapat menjadi penopang penting agar pelaku usaha tidak salah langkah dalam mengakses pembiayaan.

“Kolaborasi lintas sektor antara media, pemerintah, OJK, BI, perbankan, hingga platform digital menjadi pesan utama yang luar biasa. Dengan dukungan informasi yang berkelanjutan, pelaku UMKM diharapkan benar-benar mampu naik kelas dan bersaing di pasar yang semakin modern. Semua itu butuh peran serta media,” tambahnya.

Sementara itu, Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang, Deddy Prasetyo, menyoroti bahwa media memiliki peran besar dalam menguatkan wawasan digital pelaku UMKM. Menurutnya, transformasi digital hanya dapat berjalan optimal jika pelaku usaha mendapatkan informasi yang benar, berkelanjutan, dan mudah dipahami.

“Peningkatan kapasitas, perluasan akses pasar, dan kemudahan pembiayaan terus kami dorong. Tapi media adalah jembatan utama agar pesan itu sampai kepada UMKM,” jelasnya. Deddy menyebutkan bahwa baru sekitar 39,4 persen UMKM yang memanfaatkan marketplace, dan hanya sebagian kecil yang aktif bertransaksi, sehingga ruang penguatan masih sangat luas.

Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim melalui talkshow ini ingin menegaskan kembali bahwa wartawan berada pada posisi strategis untuk menghubungkan UMKM dengan berbagai peluang, baik dari sisi finansial maupun digitalisasi.

“Melalui pemberitaan yang tepat, akurat, dan edukatif, media diharapkan dapat membantu pelaku usaha lebih percaya diri mengakses layanan keuangan formal sekaligus memperluas pasar mereka di ranah digital,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *