Daerah

Targetkan Kemantapan Capai 75,9 Persen, Pemkab Jombang Siapkan Rp 96 M untuk Perbaikan Jalan 2026

3
×

Targetkan Kemantapan Capai 75,9 Persen, Pemkab Jombang Siapkan Rp 96 M untuk Perbaikan Jalan 2026

Share this article
Targetkan Kemantapan Capai 75,9 Persen, Pemkab Jombang Siapkan Rp 96 M untuk Perbaikan Jalan 2026
Bupati Jombang, Abah Warsubi saat memantau perbaikan jalan di Jombang.(foto:sudutkota.id/lok)

Sudutkota.idPemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, Jawa Timur menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan pada tahun 2026.

Melalui anggaran besar yang difokuskan untuk rehabilitasi dan peningkatan jaringan, Pemkab menargetkan percepatan kenaikan tingkat kemantapan jalan yang selama ini bergerak lambat.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menyiapkan anggaran sekitar Rp 96 Miliar untuk program perbaikan jalan kabupaten tahun 2026.

Langkah ini menjadi strategi percepatan guna meningkatkan tingkat kemantapan jalan Jombang di sejumlah titik prioritas.

Bupati Jombang, Abah Warsubi, melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang, Bayu Pancoroadi, mengatakan bahwa anggaran tersebut dialokasikan khusus untuk peningkatan kualitas infrastruktur jalan.

“Totalnya akan digunakan menangani 37 ruas dari sekitar 500 ruas jalan yang tersebar di seluruh kecamatan. Dana Rp 96 miliar itu khusus untuk penanganan jalan. Prioritas utama kami menyelesaikan pelebaran yang belum tuntas seperti Denanyar–Megaluh dan Cukir–Mojowarno, termasuk Bareng–Pasar Wonosalam. Selebihnya digunakan untuk overlay atau hotmix,” ujar Bayu, Sabtu 29 November 2025.

Berdasarkan data PUPR Jombang, jaringan jalan kabupaten memiliki panjang sekitar 1.200 kilometer. Hingga akhir 2024, panjang jalan tidak mantap masih mencapai 326 kilometer.

Sementara itu, pada akhir 2025, Pemkab menargetkan tingkat kemantapan naik menjadi 75,9 persen, atau sedikit meningkat dari capaian 74 persen pada 2024.

Bayu menjelaskan bahwa persentase tersebut bukan berarti satu ruas jalan diperbaiki secara penuh, melainkan perhitungan kondisi yang tersebar merata di setiap ruas.

“Hitungan 75,9 persen itu tidak berada dalam satu ruas penuh. Per ruas biasanya ada bagian yang baik dan ada yang perlu perbaikan,” jelasnya.

Dengan proyeksi tersebut, panjang jalan yang diperkirakan masih dalam kondisi tidak mantap pada tahun berjalan mencapai sekitar 310 kilometer.

Kenaikan kemantapan jalan juga dibidik sebesar 1,2 persen setiap tahun, sehingga kebutuhan anggaran dipastikan terus tinggi.

“Memang butuh anggaran besar dan waktu panjang untuk menuntaskan seluruh ruas. Kenaikan target tiap tahun sekitar 1,2 persen,” tambah Bayu.

Ia berharap pembangunan bertahap yang telah dirancang mampu memperbaiki kondisi jalan kabupaten di Jombang secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *