Daerah

Beberapa Fasilitas Gedung SDN Mojongapit 3 Jombang Dibongkar untuk Didirikan Gerai Kopdes Merah Putih

7
×

Beberapa Fasilitas Gedung SDN Mojongapit 3 Jombang Dibongkar untuk Didirikan Gerai Kopdes Merah Putih

Share this article
Beberapa Fasilitas Gedung SDN Mojongapit 3 Jombang Dibongkar untuk Didirikan Gerai Kopdes Merah Putih
Proses pemerataan bangunan sekolah dengan alat berat.(foto:sudutkota.id/lok)

Sudutkota.id – Upaya Pemerintah Desa (Pemdes) Mojongapit, Kecamatan/Kabupaten Jombang, menyediakan lahan untuk pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) menuai dampak sosial.

Sejumlah fasilitas di SDN Mojongapit 3 Jombang dibongkar meski aktivitas belajar mengajar masih berlangsung.

Pembangunan gerai Kopdes Merah Putih di Desa Mojongapit mulai menimbulkan polemik setelah pemdes memutuskan memanfaatkan halaman SDN Mojongapit 3 sebagai lokasi bangunan.

Pembongkaran fasilitas sekolah dilakukan menggunakan alat berat, pada Jumat (28/11/2025).

Pantauan di lokasi menunjukkan alat berat menurunkan papan nama sekolah dan panggung permanen yang baru dibangun dua bulan lalu. Aktivitas tersebut membuat pihak sekolah terkejut.

“Hari ini alat berat diturunkan untuk menghancurkan papan nama SDN Mojongapit 3 dan panggung yang baru kami bangun dua bulan lalu,” ujar Kepala SDN Mojongapit 3, Zumaroh Is’adah, Sabtu (29/11/2025).

Zumaroh menjelaskan bahwa sebelumnya pihak desa telah datang memberikan pemberitahuan mengenai rencana pembangunan gerai Kopdes di halaman sekolah.

Karena tidak setuju, pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang. “Kami berharap fasilitas tersebut bisa diselamatkan,” katanya.

Ia mengakui bahwa lahan tersebut berstatus tanah milik desa, namun menegaskan bahwa kegiatan pembelajaran masih aktif setiap hari. Siswa masih memerlukan ruang gerak, fasilitas olahraga, dan lapangan upacara.

Selain papan nama dan panggung permanen, sejumlah sarana olahraga seperti lintasan lompat jauh dan lompat jangkit juga terdampak pembongkaran.

“Kami sempat menawarkan lokasi di belakang sekolah yang lebih luas, tapi mereka tetap menginginkan area depan. Saya bingung harus bagaimana,” ujar Zumaroh.

Bahkan ruang UKS diduga akan ikut dibongkar. “Isinya sudah dikeluarkan semua,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Pembinaan SD Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma, membenarkan adanya aduan terkait aktivitas pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di area SDN Mojongapit 3.

“Ada laporan bahwa akan ada pembangunan KDMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih), tetapi hingga kini belum ada persetujuan dari Pemkab Jombang,” jelas Rhendra.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bagian Aset PemkKab Jombang untuk mencari solusi terbaik. “Sudah kami sampaikan ke bagian aset pemda,” tegasnya.

Sementara itu, M. Iskandar Arif, Kepala Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang saat dikonfirmasi membenarkan adanya kegiatan perobohan sejumlah bangunan SDN Mojongapit 3.

Ia menyebut langkah ini juga sudah dikomunikasikan dengan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) maupun pihak kepala sekolah.

“Iya benar mas, memang ada kegiatan itu (perobohan gedung), dan itu sudah melalui koordinasi dengan sekertaris Dinas pak Majid, maupun pihak kepala sekolah,” ujarnya.

Selain itu, ia menyebut bahwa beberapa bangunan yang dirobohkan memang selama ini bangunannya tidak terpakai, dan kondisinya sudah mulai rusak.

“Jadi yang dirobohkan itu bangunannya yang tidak terpakai, dan kondisinya memang agar rusak, ya mulai ada keretakan pada bangunan,” paparnya.

Ditanya apakah kegiatan itu tidak menggangu jalannya proses pembelajaran, ia mengaku bahwa proses pembelajaran tetap berjalan dan tidak ada masalah.

“Ya pembelajarannya tetap jalan, kan yang kita gunakan itu bangunan yang tidak terpakai, jadi ya tidak menggangu jalannya pembelajaran anak-anak generasi penerus warga saya,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *