Daerah

TMMD Ke-126 Prioritaskan Infrastruktur Anti-Banjir di Malang, TNI Gandeng Warga Bangun Drainase di Desa Lebakharjo

97
×

TMMD Ke-126 Prioritaskan Infrastruktur Anti-Banjir di Malang, TNI Gandeng Warga Bangun Drainase di Desa Lebakharjo

Share this article
TMMD Ke-126 Prioritaskan Infrastruktur Anti-Banjir di Malang, TNI Gandeng Warga Bangun Drainase di Desa Lebakharjo
Peletakan batu pertama proyek oleh Komandan Kodim 0818/Malang-Batu, Letkol Czi Bayu Nugroho, Selasa (8/10/2025), menandai dimulainya pelaksanaan fisik TMMD di Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading.(foto:sudutkota.id/ris)

Sudutkota.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun 2025 resmi dimulai di Kabupaten Malang dengan fokus utama pada pembangunan infrastruktur pengendali banjir.

Kodim 0818/Malang-Batu memprioritaskan pembangunan sistem drainase di Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, sebagai langkah konkret dalam mengantisipasi risiko genangan air dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Peletakan batu pertama proyek tersebut dilakukan langsung oleh Komandan Kodim 0818/Malang-Batu, Letkol Czi Bayu Nugroho, Selasa (8/10/2025), yang menandai dimulainya pelaksanaan fisik TMMD di wilayah tersebut.

“Pembangunan drainase ini bukan hanya tentang infrastruktur, tapi juga tentang perlindungan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan warga desa,” ujar Letkol Bayu dalam sambutannya. Ia menegaskan bahwa TMMD adalah bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa tertinggal secara terpadu.

Desa Lebakharjo dipilih sebagai salah satu lokasi utama TMMD karena dinilai memiliki urgensi tinggi dalam penanganan sistem saluran air. Selama musim hujan, wilayah ini kerap mengalami genangan yang mengganggu aktivitas warga dan berpotensi merusak fasilitas umum.

“Melalui drainase yang memadai, kami ingin menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi masyarakat,” jelas Letkol Bayu. Proyek ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan pemerintah setempat, dengan prinsip gotong royong sebagai inti pelaksanaannya.

Tak sekadar proyek tahunan, TMMD telah menjadi instrumen strategis TNI dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah-daerah terpencil. Program ini tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan dan kegiatan sosial lainnya.

“Kemanunggalan TNI dan rakyat bukan slogan semata. Melalui program ini, kami hadir langsung di tengah masyarakat untuk mendengar, melihat, dan membantu menyelesaikan masalah riil yang mereka hadapi,” tambahnya.

Peletakan batu pertama ini disaksikan oleh unsur Forkopimcam, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat yang tampak antusias bergotong royong menyambut pembangunan tersebut.

TMMD ke-126 akan berlangsung selama satu bulan, dengan target penyelesaian drainase dan beberapa fasilitas pendukung lainnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *