Peristiwa

Jeep Wisata Jalur Bromo Terjun ke Jurang di Ngadas, Tiga Orang Luka

176
×

Jeep Wisata Jalur Bromo Terjun ke Jurang di Ngadas, Tiga Orang Luka

Share this article
Jeep Wisata Jalur Bromo Terjun ke Jurang di Ngadas, Tiga Orang Luka
Petugas Polsek Poncokusumo bersama warga mengevakuasi Jeep wisata yang terperosok ke jurang di kawasan Tanjakan Lajing, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Minggu (5/10/2025).(foto:sudutkota.id/mit)

Sudutkota.id – Kecelakaan tunggal terjadi di jalur wisata Bromo, tepatnya di Tanjakan Lajing, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Minggu (5/10/2025) sore.

Sebuah Jeep Hardtop warna hitam bernomor polisi N-1035-CN yang membawa wisatawan dari arah Bromo menuju Poncokusumo dilaporkan terperosok ke jurang setelah mengalami rem blong di turunan tajam kawasan tersebut.

Kapolsek Poncokusumo, AKP Teguh Iman Sugiharto, SH, membenarkan kejadian itu.

“Benar, sekitar pukul 14.45 WIB kami menerima laporan adanya kecelakaan di jalur turunan Lajing, Ngadas. Satu unit Jeep Hardtop warna hitam mengalami rem blong dan masuk ke jurang,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (5/10/2025).

Jeep tersebut dikemudikan oleh NWT (40), warga Desa Sukoraharjo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, dengan membawa dua penumpang perempuan asal Kupang, Nusa Tenggara Timur, masing-masing bernama KNS (15) dan KA (13) yang diketahui merupakan pelajar.

Saat kejadian, mobil melaju dari arah Bromo menuju Poncokusumo bersama rombongan Jeep wisata lain, termasuk satu unit Jeep Willys warna krem N-80-MB yang dikemudikan oleh pengemudi lain.

Namun ketika memasuki turunan tajam Tanjakan Lajing, Jeep Hardtop hitam tersebut tidak mampu mengendalikan laju kendaraan karena rem tiba-tiba blong. Mobil oleng ke kiri, menabrak pembatas jalan, lalu terperosok ke jurang sedalam beberapa meter.

“Begitu mendengar suara benturan, kami langsung berlarian ke arah jurang. Sopir dan dua penumpang sudah keluar dari kendaraan, tapi terlihat syok dan luka-luka,” kata Irfan (22), salah satu saksi mata asal Kepanjen yang kebetulan berada di lokasi.

Dalam insiden itu, sopir NWT mengalami cedera pada lengan kiri, sementara penumpang KNS mengalami luka sobek di dahi sekitar 5 cm dan cedera pada tangan kiri, serta KA mengalami memar di pergelangan tangan dan luka lecet di kedua kaki.

Ketiganya segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat oleh petugas Polsek Poncokusumo dibantu warga setempat.

Kapolsek menambahkan, dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kelalaian lain selain faktor kendaraan.

“Dugaan sementara karena rem blong. Medan turunan di jalur Ngadas ini cukup curam dan berliku, jadi kalau kondisi rem tidak prima, risikonya sangat besar,” jelas AKP Teguh.

Ia juga mengimbau para pengemudi, khususnya wisatawan dan sopir Jeep wisata, agar selalu memeriksa kondisi rem, tekanan oli, dan kelayakan kendaraan sebelum berangkat menuju kawasan Gunung Bromo.

“Keselamatan penumpang harus jadi prioritas. Jalur wisata Bromo punya karakter jalan ekstrem, terutama saat menurun ke arah Poncokusumo,” tambahnya.

Kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp15 Juta. Petugas gabungan dari Polsek Poncokusumo dan Unit Laka Singosari juga telah melakukan olah TKP, pendataan saksi, dan mendokumentasikan kondisi kendaraan.

Proses evakuasi mobil dari jurang sempat berlangsung cukup lama karena medan yang terjal dan sempit.

Selain itu, aparat turut berkoordinasi dengan pihak pengelola wisata dan komunitas Jeep Bromo untuk meningkatkan pengawasan serta pemeriksaan rutin armada wisata demi mencegah kejadian serupa.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *