Sudutkota.id – Warga Dusun Sukorejo, Desa Srimulyo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, digemparkan oleh penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas (Mr. X) di aliran sungai setempat, Minggu pagi (13/7/2025).
Mayat pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang tengah melintas di sekitar sungai pada pukul 07.00 WIB. Saat itu, warga melihat sesosok tubuh tergeletak dalam posisi terlentang di antara batu dan semak-semak. Sebagian tubuh korban tertutup ranting dan batang bambu. Warga kemudian melaporkan temuannya ke perangkat desa yang dilanjutkan ke pihak kepolisian.
Kapolsek Dampit, AKP Achmad Taufik, membenarkan adanya laporan penemuan jenazah tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi kejadian bersama tim Inafis dari Polres Malang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban.
“Benar, kami menerima laporan dari warga sekitar pukul tujuh pagi dan langsung menuju lokasi. Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia, diperkirakan sudah lebih dari dua hari. Saat ini jasad telah kami evakuasi ke RSUD Saiful Anwar untuk dilakukan identifikasi dan autopsi,” terang AKP Achmad Taufik kepada wartawan.
Korban diketahui mengenakan pakaian lengkap, namun tidak ditemukan kartu identitas atau barang pribadi lain yang bisa menjadi petunjuk. Kondisi tubuh korban yang mulai membusuk menyulitkan proses identifikasi awal. Polisi menduga korban hanyut terbawa arus dari wilayah hulu sungai.
“Kami belum bisa memastikan apakah korban meninggal karena kecelakaan, tindak kriminal, atau sebab lainnya. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis. Yang jelas, tidak ditemukan luka terbuka mencolok pada tubuh korban saat pertama kali ditemukan,” imbuh Kapolsek.
Untuk mempercepat proses identifikasi, polisi mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau kerabat untuk segera melapor ke Polsek Dampit atau ke Polres Malang.
Sementara itu, pihak desa turut membantu menyebarluaskan informasi temuan mayat tersebut kepada warga sekitar dan desa-desa tetangga.
“Kami berharap jika ada warga yang mengenali korban, bisa segera memberi informasi kepada aparat agar proses identifikasi bisa lebih cepat dan jenazah segera mendapatkan haknya untuk dimakamkan secara layak,” ujar seorang perangkat desa Srimulyo.(mit/ris)






















