Olahraga

Tak Banyak Janji, Agung Siap Kerja Nyata Demi Masa Depan Atlet Sepeda Kota Batu

42
×

Tak Banyak Janji, Agung Siap Kerja Nyata Demi Masa Depan Atlet Sepeda Kota Batu

Share this article
Ketua ISSI Kota Batu, Agung Sugiono saat menemui para wali atlet. (Sumber: Sudutkota.id/rsw)

Sudutkota.id – Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kota Batu yang baru, Agung Sugiono, langsung tancap gas di awal masa kepemimpinannya. Tanpa menunggu lama, Agung turun langsung menemui para atlet sepeda beserta wali atlet pesepeda Kota Batu.

Pertemuan yang digelar di Desa Sumberejo, Kecamatan Batu itu menjadi forum curhat terbuka. Para wali atlet menyampaikan unek-unek, terutama soal keterbatasan fasilitas, khususnya trek BMX. Meski serba seadanya, mereka tetap berjuang bersama demi mengejar prestasi dan mengharumkan nama Kota Batu di level daerah, nasional, bahkan internasional.

“Fasilitas memang belum ideal, tapi kami sama-sama berusaha. Anak-anak tetap latihan dan alhamdulillah prestasi bisa diraih,” ungkap salah satu wali atlet, Minggu (4/1/2026).

Cabor sepeda Kota Batu sendiri dikenal disegani di kancah nasional. Bahkan, sejumlah atlet dari Mojokerto, Surabaya, hingga Kabupaten Malang memilih berlatih di Kota Batu. Para wali atlet menilai, jika sirkuit BMX terbangun sport center akan semakin hidup dan berpotensi meningkatkan kunjungan.

“Terutama saat event perlombaan digelar. Pasti ramai sebab jika ada event para peserta tentu membawa pendamping dan melakukan persiapan h-4 sebelum perlombaan dimulai. Tentu bisa meningkatkan kunjungan wisatawan,” katanya.

Sementara itu, pelatih ISSI Kota Batu, Hildan Afosma Katana, menegaskan bahwa keterbatasan fasilitas tak memadamkan prestasi atlet.

“Dengan trek seadanya seperti Trek Mbah Patok saja, atlet kita bisa juara nasional dikelompok umur untuk BMX. Lalu ada juara nasional serta juara Asia downhill yang lahir dari Kota Batu meski kami sangat minim fasilitas. Harapan kami sederhana, trek BMX standar nasional dulu, itu sudah sangat cukup untuk mendongkrak prestasi dan melakukan pembinaan-pembinaan usia dini,” ujar peraih medali emas Sea Games 2013 tersebut.

Selain sirkuit, kebutuhan lain juga disampaikan, seperti kendaraan untuk loading atau angkut sepeda dan atlet, serta pembangunan pump track di wilayah Songgokerto.

Menanggapi aspirasi tersebut, Agung Sugiono mengaku terharu melihat perjuangan atlet dan wali atlet yang bertahan dengan kondisi apa adanya namun mampu membuktikan prestasi luar biasa.

“Saya awam soal teknis, tapi saya tersentuh dengan semangat panjenengan semua. Saya akan berusaha semampu saya agar atlet Kota Batu benar-benar terwadahi dan bisa tembus level dunia,” katanya.

Politisi Gerindra tersebut mengungkapkan, sebelumnya sudah ada rencana pembangunan trek BMX yang sempat dibahas di dewan, termasuk anggarannya. Namun keterbatasan waktu membuat rencana itu belum terealisasi.

“Ini akan saya pelajari dan kejar. Entah di Songgokerto atau di sport center, tentu menyesuaikan desain besar pembangunan Kota Batu. Tahun 2026 mungkin belum memungkinkan, tapi 2027 semoga bisa terwujud. Saya tidak berjanji, tapi ini harus kita kejar bersama,” tegasnya.

Selain sirkuit BMX, Agung juga menyampaikan rencana penganggaran alat fitness serta penambahan sepeda pada 2027 sebagai upaya peningkatan prestasi atlet.

“Intinya saya mohon bimbingan. Mari kita berusaha bersama demi masa depan atlet sepeda Kota Batu,” pungkasnya.

Perlu diketahui tidak hanya bertemu dengan para wali atlet, Agung langsung mendatangi lokasi berlatih para atlet ISSI Kota Batu seperti trek sederhana Mbah Patok di Songgoriti, dan Jalan Trunojoyo dekat landing paralayang. Dari situ ia ingin memiliki gambaran bakal melakukan langkah apa.

“Jujur melihat langsung tempat berlatihnya jauh dibandingkan kota-kota lain. Namun saya sangat kagum kegigihan para atlet dan pelatih. Ke depan mari bersama menata agar lebih baik, pengurus ISSI harus solid demi kemajuan olahraga khususnya sepeda di Kota Batu,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *