Sudutkota.id – Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi nyata dari nilai-nilai kepemimpinan yang humanis, peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri Dikreg Ke-65 Gelombang I Tahun 2025, menggelar kegiatan bakti sosial di Pondok Pesantren Panti Lansia Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Batu, Jawa Timur.
Kegiatan yang menjadi bagian dari program Kuliah Kerja Profesi (KKP) ini diikuti oleh 10 perwira menengah Polri dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, para peserta menyerahkan bantuan sosial berupa sembako, perlengkapan ibadah, serta kebutuhan sehari-hari kepada para lansia dan pengurus pondok pesantren. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh perwakilan peserta didik kepada pengasuh pesantren dan disaksikan oleh para santri serta warga sekitar.
Lebih dari sekadar pemberian bantuan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan berbagi kebahagiaan dengan para penghuni panti. Dengan penuh empati dan semangat pelayanan, para peserta
Sespimmen berdialog dan bercengkerama dengan para lansia, menunjukkan komitmen Polri dalam mengedepankan pendekatan yang bersifat personal dan menyentuh sisi kemanusiaan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian dari para peserta Sespimmen. Kehadiran mereka membawa semangat baru dan menjadi pengingat bahwa kami tidak sendiri dalam menjalani hari-hari di masa tua,” ungkap salah seorang pengurus Pondok Pesantren Panti Lansia Muslimat NU.
Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak, termasuk Kepolisian Resor Batu yang menjadi tuan rumah dalam program KKP ini. Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, menyambut hangat kedatangan peserta dan menyebut kegiatan ini sebagai bagian penting dalam membentuk karakter kepemimpinan Polri yang presisi dan responsif.
“Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami, keluarga besar Polres Batu, dapat menerima para perwira terbaik bangsa yang tengah menempuh pendidikan di Sespimmen. Ini bukan hanya sekadar rutinitas pendidikan, tetapi momentum strategis untuk berbagi praktik baik dan pengalaman lapangan yang memperkaya wawasan manajerial dan sosial para peserta didik,” ujar AKBP Andi.
Ia menegaskan bahwa Polres Batu siap menjadi mitra diskusi dan kolaborasi dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Dalam setiap langkah pengabdian, kami selalu mengusung semangat ‘Senantiasa Menjadi Lebih Baik’. Hal ini sejalan dengan misi Sespimmen dalam mencetak pemimpin yang adaptif dan empatik,” tambahnya.
Program KKP Sespimmen Polri ini dirancang untuk tidak hanya mengasah kemampuan teknis dan strategis para calon pemimpin Polri, tetapi juga membangun sensitivitas sosial terhadap berbagai persoalan kemasyarakatan. Dengan berinteraksi langsung dengan warga, para peserta diharapkan mampu menyerap aspirasi dan memahami kompleksitas di akar rumput.
Melalui kegiatan seperti ini, Sespimmen Lemdiklat Polri menunjukkan bahwa kepemimpinan dalam tubuh kepolisian tidak hanya diukur dari kemampuan memimpin institusi, tetapi juga dari kemampuan membangun kedekatan emosional dan kepercayaan publik.
Dengan penuh semangat Dharma Pertiwi, para peserta Sespimmen Lemdiklat Polri Dikreg Ke-65 Gelombang I Tahun 2025 menegaskan komitmen mereka untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara, tidak hanya melalui tugas-tugas operasional, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh sisi kemanusiaan masyarakat Indonesia.(mit)






















