Daerah

Salurkan Bantuan untuk Bencana Alam di Sumatra, Pemkab Jombang Kirim Sembako dan Uang Total Rp 1,05 Miliar

96
×

Salurkan Bantuan untuk Bencana Alam di Sumatra, Pemkab Jombang Kirim Sembako dan Uang Total Rp 1,05 Miliar

Share this article
Pemberangkatan bantuan ke daerah terdampak bencana alam di pulau Sumatera. (Foto: Sudutkota.id/lok)

Sudutkota.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, Jawa Timur, memberangkatkan bantuan untuk korban bencana alam di Sumatera pada Jumat (12/12/2025).

Bantuan berupa sembako, obat-obatan, hingga dana tunai tersebut diberangkatkan langsung oleh Bupati Jombang Abah Warsubi dari Pendopo Kabupaten.

Tim dari BPBD Jombang ditugaskan menuju sejumlah daerah terdampak banjir bandang dan bencana hidrometeorologi di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.

Bupati Jombang Abah Warsubi menjelaskan, pengiriman bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Jombang kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah di wilayah Sumatera.

“Alhamdulillah pagi ini kita bisa memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terkena bencana banjir bandang atau bencana hidrometeorologi, berupa sembako dan kebutuhan pokok,” ujar Warsubi.

Selain sembako dan obat-obatan, Pemkab Jombang juga menyalurkan bantuan uang tunai yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Kita memberikan bantuan uang sebesar Rp350 juta untuk Sumatra Barat, Rp350 juta untuk Sumatra Utara, dan Rp350 juta untuk Aceh. Totalnya Rp1 miliar 50 juta,” jelas Bupati.

Sementara bantuan sembako berasal dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jombang.

Tidak hanya mengirimkan bantuan ke luar daerah, Pemkab Jombang juga menangani sejumlah bencana lokal di Jombang, seperti tanah gerak di Kecamatan Wonosalam.

“Yang di Wonosalam sudah kita antisipasi. Kita kirim tim BPBD, PUPR, dan semua unsur terkait,” tambah Warsubi.

Bupati menegaskan, setiap kejadian longsor atau kerusakan akibat bencana akan ditangani cepat melalui anggaran BTT.

Pemkab juga memantau kondisi tanggul Sungai Slumbung di Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno, yang menyebabkan belasan rumah warga retak akibat tergerus air.

“Kita antisipasi semuanya. Warga diminta menyelamatkan diri sementara dengan pindah ke rumah saudara sampai kondisi stabil. Kita terus pantau perkembangan di lapangan,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *