Daerah

Saat Pipa Tua Jadi Ancaman, Bank Jatim Suplai Truk Tangki untuk Warga Malang

15
×

Saat Pipa Tua Jadi Ancaman, Bank Jatim Suplai Truk Tangki untuk Warga Malang

Share this article
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memecahkan kendi sebagai simbol penyerahan CSR satu unit truk tangki air berkapasitas 5.000 liter dari Bank Jatim untuk Perumda Tugu Tirta di halaman Balai Kota Malang, Senin (12/1/2026). (Foto: Sudutkota.id/mit)

Sudutkota.id – Ancaman gangguan distribusi air bersih akibat jaringan pipa tua di Kota Malang masih menjadi persoalan nyata. Di tengah kondisi tersebut, Bank Jatim menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa satu unit truk tangki air berkapasitas 5.000 liter untuk Perumda Tugu Tirta, sebagai upaya memperkuat layanan darurat air bersih bagi warga.

Penyerahan simbolis dilakukan di halaman depan Balai Kota Malang, Senin (12/1/2026), bertepatan dengan apel pagi rutin jajaran Pemerintah Kota Malang.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan, bantuan armada truk tangki tersebut memiliki peran strategis dalam menjaga kontinuitas layanan, terutama ketika terjadi gangguan aliran air akibat kebocoran jaringan.

“Hari ini bertepatan dengan apel pagi rutin, kita menerima CSR dari Bank Jatim yang diserahkan secara simbolis kepada Perumda Tugu Tirta. Ini bentuk kolaborasi dan kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat Kota Malang,” ujar Wahyu.

Menurutnya, truk tangki air dengan kapasitas 5.000 liter akan difokuskan untuk penanganan cepat di wilayah yang terdampak gangguan, khususnya pada jam-jam sibuk di pagi hari.

“Petugas harus siap 24 jam. Saat terjadi gangguan aliran, truk tangki ini langsung diterjunkan untuk melayani warga,” tegasnya.

Wahyu tak menampik, meskipun tingkat kebocoran jaringan pipa di Kota Malang telah ditekan, usia infrastruktur pipanisasi yang sebagian besar merupakan peninggalan lama masih menjadi faktor risiko utama.

“Sebagian pipanisasi kita merupakan jaringan lama. Walaupun kebocoran sudah ditekan, tetap ada potensi gangguan karena usia pipa yang sudah tua,” jelasnya.

Selain faktor usia, ia juga menyoroti kendaraan bertonase berat yang melintas di atas jalur pipa air dan mempercepat kerusakan infrastruktur bawah tanah.

“Dampaknya bukan hanya pada kondisi jalan, tapi juga pipa di bawahnya yang rawan bocor,” ungkap Wahyu.

Wali Kota Malang pun menyampaikan apresiasi kepada Bank Jatim yang dinilai konsisten berkontribusi melalui program CSR untuk mendukung pelayanan publik.

“Kami berterima kasih kepada Bank Jatim atas kontribusi nyata ini. Kolaborasi seperti ini penting agar layanan air bersih tetap terjaga,” pungkasnya.

Dengan tambahan armada truk tangki air berkapasitas 5.000 liter tersebut, Pemkot Malang berharap Perumda Tugu Tirta semakin sigap dan responsif dalam menjamin kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya saat terjadi gangguan jaringan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *