Daerah

Ribuan Titik PJU di Jombang Dipantau Dishub, 620 Lampu Jalan Rusak Berhasil Diperbaiki Sepanjang 2025

121
×

Ribuan Titik PJU di Jombang Dipantau Dishub, 620 Lampu Jalan Rusak Berhasil Diperbaiki Sepanjang 2025

Share this article
Dishub Jombang saat memperbaiki penerangan jalan umum. (Foto: Sudutkota.id/lok)

Sudutkota.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jombang, Jawa Timur terus meningkatkan layanan Penerangan Jalan Umum (PJU) guna memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

Ribuan titik lampu jalan dipelihara secara rutin untuk mendukung keamanan pengguna jalan, khususnya pada malam hari.

Dishub Kabupaten Jombang memperkuat upaya pemeliharaan dan perbaikan PJU Jombang di seluruh wilayah, mulai jalan desa, jalan kabupaten, jalan provinsi hingga ruas jalan nasional.

Hingga November 2025, terdapat 7.934 titik PJU yang tersebar di Kabupaten Jombang. Dari jumlah tersebut, 4.130 titik berusia lebih dari 10 tahun sehingga membutuhkan pemeliharaan lebih intensif agar tidak menimbulkan gangguan penerangan.

Sepanjang Januari–November 2025, Dishub Jombang menerima 415 laporan masyarakat terkait PJU bermasalah. Menindaklanjuti laporan itu, petugas berhasil memperbaiki 620 titik lampu jalan yang rusak di berbagai lokasi.

Kepala Dishub Jombang, Sugianto, menegaskan bahwa langkah perbaikan dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Abah Bupati Warsubi, yang meminta agar penerangan jalan dioptimalkan demi meningkatkan rasa aman masyarakat.

“Sesuai arahan Abah Bupati Warsubi agar masyarakat Jombang merasa lebih aman ketika beraktivitas di malam hari. Setiap laporan kerusakan PJU kami tindak lanjuti secara terukur dan terstruktur,” ujarnya, Senin 24 November 2025.

Ia menjelaskan, penanganan pengaduan dilakukan berdasarkan skala prioritas.

“Lokasi yang rawan kecelakaan atau memiliki mobilitas tinggi ditempatkan sebagai prioritas utama, mengingat minimnya penerangan dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas,” tuturnya.

Dalam operasional harian, tim teknis Dishub mampu menyelesaikan 3–5 titik perbaikan per hari. Meski masih menghadapi keterbatasan armada dan tenaga teknis, Dishub mengoptimalkan pekerjaan melalui penyusunan jadwal efektif serta pemetaan kebutuhan perbaikan di semua wilayah.

“Beberapa faktor menyebabkan kerusakan PJU, seperti cuaca ekstrem, korsleting akibat curah hujan tinggi, pohon tumbang, hingga usia komponen yang melebihi masa pakai,” kata Sugianto.

Untuk menangani perbaikan, Dishub Jombang mengerahkan 15 personel, terdiri dari tiga regu khusus PJU dan satu regu perlengkapan jalan.

“Dengan sumber daya tersebut, Dishub berkomitmen menjaga agar setiap ruas jalan tetap terang, aman, dan nyaman bagi pengguna jalan,” ucapnya.

Melalui perbaikan berkelanjutan, Dishub Jombang berharap optimalisasi penerangan jalan dapat mendukung aktivitas warga sekaligus meningkatkan keselamatan lalu lintas di seluruh wilayah Kabupaten Jombang.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *