Sudutkota.id– Libur perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 telah berakhir. Selama periode tersebut, arus kendaraan di Tol Jombang–Mojokerto (Jomo) mengalami lonjakan signifikan hingga mencetak rekor baru.
Hingga 2 Januari 2026, tercatat lebih dari 600 ribu kendaraan melintas di Tol Jomo sejak dibukanya layanan libur Nataru pada 23 Desember 2025.
“Memang ada kenaikan, bahkan realisasinya lebih tinggi sekitar satu persen dari prediksi awal kami,” ujar Kepala Departemen Operasional Astra Tol Jomo, Zanuar Firmanto, Selasa (6/12/2026).
Zanuar menjelaskan, jumlah kendaraan selama libur Nataru tahun ini juga melampaui capaian tahun lalu pada periode dan jumlah hari yang sama.
“Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, terjadi kenaikan sekitar tiga persen,” katanya.
Meski terjadi lonjakan volume kendaraan, Zanuar memastikan kondisi lalu lintas di Tol Jomo tetap terkendali dan tidak menimbulkan kemacetan berarti.
Sejak periode libur dimulai pada 23 Desember 2025, pihak pengelola belum melakukan rekayasa lalu lintas tambahan, seperti buka tutup gerbang tol maupun penutupan rest area.
“Alhamdulillah tidak ada kepadatan. Arus kendaraan tetap mengalir lancar meskipun volumenya meningkat,” ujarnya.
Menurut Zanuar, puncak arus lalu lintas Tol Jomo terjadi pada H+3 Natal kemarin, bertepatan dengan akhir pekan menjelang malam pergantian tahun. “Puncaknya saat weekend sebelum malam tahun baru,” jelasnya.
Usai periode tersebut, arus kendaraan berangsur menurun. “Kemarin, Minggu, diperkirakan ada kenaikan karena hari terakhir libur, tapi tidak sebesar weekend sebelumnya,” pungkas Zanuar.






















